Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Hensa Kritik Kinerja Menteri Prabowo-Gibran: Sudah Merasa Tak Mampu, tetapi Tak Mau Mundur

Hensa mengkritik kinerja menteri di era Prabowo-Gibran yang dinilai tak mampu menjalankan tugas, tetapi enggan mundur dan menunggu reshuffle kabinet.

Analis komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menyoroti kinerja sejumlah menteri di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Rabu (21/10/2026) (Foto: Istimewa)
Analis komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menyoroti kinerja sejumlah menteri di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Rabu (21/10/2026) (Foto: Istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ€“ Analis komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menyoroti kinerja sejumlah menteri dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hendri, yang akrab disapa Hensa, menilai persoalan muncul ketika seorang menteri merasa tidak mampu menangani bidang tugasnya, tetapi tidak bersedia mengundurkan diri dari jabatannya.

โ€œKalau ditanya apakah menterinya bagus-bagus? Saya lihat banyak menteri gilanya tuh. Menteri gila itu adalah sudah merasa tidak mampu menangani bidangnya, tapi nggak mau mundur,โ€ ujar Hensa, Rabu (21/10/2026).

Founder lembaga survei KedaiKOPI tersebut juga menyindir sikap menteri yang menyebut jabatan sebagai titipan Tuhan, tetapi tidak kunjung mundur meski merasa tidak mampu menjalankan tugasnya.

โ€œSudah nggak mau mundur, bisa-bisanya, โ€˜ngomong jabatan ini titipan Allah, kapan saja siap diambilโ€™, tapi dia nggak mau mundur-mundur. Kan nyusahin malaikat,โ€ katanya.

Menurut Hensa, keputusan untuk melakukan perombakan atau reshuffle kabinet tetap berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, para menteri yang dinilai bermasalah masih menunggu keputusan presiden terkait keberlanjutan jabatan mereka.

Ia menilai persoalan tersebut mencerminkan masalah komunikasi yang belum terselesaikan di lingkungan pemerintahan. Kondisi itu dinilai turut menyebabkan berbagai persoalan di Tanah Air terus berlarut-larut.

โ€œJadi akhirnya banyak sekali problem di negeri ini yang gara-gara komunikasinya itu tidak selesai dilaksanakan,โ€ pungkasnya.ย 

(LS/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait