nusantaraterkini.co, BANDUNG – Tamu tak diundang membuat geger Hotel Anugerah Bandung pada Senin pagi (6/10/2025). Seekor macan tutul tiba-tiba muncul di area hotel dan sempat terlihat mondar-mandir di depan salah satu kamar di lantai dua sekitar pukul 07.00 WIB.
Diduga kuat, hewan buas tersebut merupakan macan tutul yang sebulan lalu kabur dari Lembang Park & Zoo, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kejadian langka ini sontak membuat panik pegawai dan tamu hotel sebelum akhirnya petugas berhasil menanganinya dengan hati-hati.
Usai berhasil dibius dan diamankan, macan tutul tersebut tidak langsung dikembalikan ke Lembang Park & Zoo, melainkan dibawa menuju Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Cikananga, Sukabumi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Baca Juga : Proliga Wanita 2026: Gresik Phonska Plus Bungkam Tuan Rumah BJB Tandamata dalam Tiga Set Langsung
“Pagi ini sudah tiba di lokasi penitipan di Sukabumi. Kondisinya membaik setelah proses pembiusan,” ujar Kepala BBKSDA Jawa Barat, Agus Arianto, dikutip Selasa (7/10/2025).
Agus menjelaskan, proses pemindahan dilakukan dengan sangat hati-hati. Macan tutul diberangkatkan dari Hotel Anugerah sekitar pukul 21.00 WIB, Senin malam, setelah dipastikan dalam kondisi stabil.
“Kita bawa pelan-pelan, setiap beberapa waktu berhenti untuk mengecek kondisinya. Perjalanan dari Bandung ke Cikananga butuh waktu sekitar lima sampai enam jam,” jelas Agus.
Baca Juga : Proliga Wanita 2026: Jakarta Livin Mandiri Tumbangkan Jakarta Popsivo Polwan
Sebelumnya, rencana awal pihak BBKSDA sempat mempertimbangkan membawa macan tutul tersebut ke Lembang Park & Zoo untuk observasi awal sebelum melanjutkan rehabilitasi ke Cikananga. Namun setelah evaluasi, diputuskan langsung menuju PPS Cikananga agar proses pemulihan lebih fokus.
Menurut Humas BBKSDA Jawa Barat, Ery Mildranaya, hewan liar seperti macan tutul sangat mungkin mengalami stres berat akibat perubahan lingkungan mendadak. Karena itu, observasi dan perawatan sementara menjadi langkah penting.
“Sama seperti manusia, satwa liar juga bisa stres. Jadi akan diobservasi dulu sebelum dilakukan rehabilitasi khusus di Cikananga,” terang Ery.
Kini, macan tutul tersebut tengah menjalani masa pemulihan dan observasi di Cikananga. Pihak BBKSDA memastikan kondisi satwa ini terus dipantau ketat sebelum nantinya diputuskan langkah rehabilitasi lanjutan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
