Hamas Geram Negosiasi Tak Ada Kemajuan: Taktik Israel Nambah Waktu Tuk Lakukan Genosida di Gaza
Pejabat senior Hamas, Osama Hamdan, menyatakan negosiasi untuk kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera dengan Israel
nusantaraterkini.co, MEDAN - Pejabat senior Hamas, Osama Hamdan, menyatakan negosiasi untuk kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera dengan Israel belum menunjukkan kemajuan, Sabtu (29/6/2024).
Osama Hamdan mengira langkah itu hanya taktik Israel menambah waktu untuk melakukan genosida di Gaza.
Bulan lalu, Presiden AS Joe Biden mengajukan proposal yang menurutnya diusulkan Israel. Rencana itu mencakup gencatan senjata enam minggu, penarikan pasukan Israel dari area padat penduduk, dan pembebasan beberapa sandera sebagai imbalan atas pembebasan tahanan Palestina yang ditahan di Israel.
Menurut situs berita AS Axios, tiga sumber mengatakan bahwa Washington sudah menyampaikan "bahasa baru" untuk beberapa bagian dari kesepakatan yang diusulkan.
Pada Sabtu, Hamdan mengonfirmasi bahwa Hamas menerima proposal terbaru tersebut pada 24 Juni, namun tidak ada hal baru dalam isi proposal itu.
"Kami bisa katakan bahwa belum ada kemajuan nyata dalam negosiasi untuk menghentikan agresi (Israel) sejauh ini," ujarnya dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Reuters.
Rencana yang diajukan oleh Biden belum berhasil mencapai kesepakatan, kedua belah pihak tetap pada tuntutan masing-masing.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tetap akan melanjutkan perang sampai Hamas benar-benar dikalahkan dan semua sandera dibebaskan.
Sementara Hamas bersikeras pada gencatan senjata permanen dan penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza.
"(Proposal itu) hanya membuang-buang waktu dan memberikan waktu tambahan bagi pendudukan (Israel) untuk melakukan genosida,” tutur Hamdan.
Ia juga mengatakan Hamas ditekan untuk menerima kesepakatan Israel "tanpa modifikasi."
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELAngin Berubah Arah, Kabut Asap Karhutla di Palembang Mulai Berkurang
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
POLITIKKunker ke Papua, Yorrys Dorong Percepatan RUU Pelindungan Masyarakat Adat
Rozie Winata·37 menit yang lalu -
POLITIKHendri Satrio Sentil Gibran: Perjalanan Politik Anda Berbeda dengan Jokowi!
Rozie Winata·49 menit yang lalu -
EKONOMIAturan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Melemah 1,51%, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALAleksandar Vucic Mundur dari Presiden Serbia, Siap Maju Jadi PM
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·10 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas: Dukungan Suami Kunci Lahirkan Generasi Unggul
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan