Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gregoria Mariska Resmi Dapat Medali Perunggu Olimpiade Paris 2024, Usai Carolina Marin Mundur

Editor:  Redaksi2
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung memegang lambang Garuda usai menang melawan pebulu tangkis Thailand Ratchanok Intanon pada babak perempat final bulu tangkis tunggal putri Olimpiade Paris 2024 di Porte De La Chapella Arena, Paris, Perancis, Sabtu (3/8/2024). Gregoria berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Ratchanok Intanon dengan dua gim langsung 25-23, 21-9.(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww.)

Nusantaraterkini.co, PARIS - Gregoria Mariska Tunjung resmi mendapat medali medali perunggu Olimpiade Paris 2024 setelah Carolina Marin yang seharusnya menjadi lawan di babak perebutan tempat ketiga mundur karena cedera lutut.

Hal tersebut diumumkan Federasi Badminton Dunia (BWF) dalam situs resmi mereka.

"Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 dan juara dunia tiga kali Carolina Marin dari Spanyol telah retired dari Kompetisi Bulu Tangkis Olimpiade Paris 2024 karena cedera lutut kanan. Rincian medis lebih lanjut akan menyusul," tulis BWF pada Minggu (4/8/2024) sore.

Baca Juga : Gregoria dan Jonatan Unjuk Gigi di Indonesia Masters 2025

"BWF memastikan bahwa laga perebutan medali perunggu tunggal putri pada Senin 5 Agustus tidak akan digelar. Medali perunggu akan diberikan kepada Gregoria Mariska Tunjung dari Indonesia," sambungnya.

Carolina Marin cedera dalam partai semifinal kontra He Bing Jiao, Minggu (4/8/2024), yang digelar usai duel semifinal Gregoria vs An Se-young.

Pebulu tangkis asal Spanyol itu tak bisa menuntaskan laga karena cedera lututnya tersebut. Padahal, Marin mampu memenangi gim pertama dengan skor 21-14 dan unggul 10-8 saat memutuskan untuk mundur.

Baca Juga : Gregoria ke Semifinal, Kalahkan Wakil Tuan Rumah di India Open 2025

Alhasil, Jorji menjadi atlet Indonesia pertama yang mendapat medali di Olimpiade Paris 2024.

Ini adalah medali ke-38 Merah Putih sepanjang partisipasi di Olimpiade sejak 1952.

Dirinya pun menjadi tunggal putri Indonesia pertama yang mendapat medali di Olimpiade setelah Maria Kristin Yulianti juga memenangi perunggu pada Olimpiade Beijing 2008. (rsy/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : PT TPL Dukung Turnamen Badminton KONI Cup Pematangsiantar 2025