Gibran Sapa Pendukung Pakai Atribut Naruto Usai Debat
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Cawapres nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka menyapa ratusan pendukung yang menunggunya di depan Pintu Jakarta Convention Center (JCC), sesuai debat, Minggu (21/1/2024).
Baca Juga : Gibran Tinjau Langsung Pengungsi Longsor di Cisarua Bandung Barat
Pantauan Nusantaraterkini.co, mulanya rombongan Prabowo-Gibran beserta para anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) bertolak keluar sesuai jumpa pers. Rombongan kemudian disambut para pendukung dengan nyanyian ala supoter sepak bola.
Baca Juga : Catatan Akhir Tahun 2025, Firman Soebagyo Soroti Capaian dan Tantangan Pemerintahan Prabowo
"Prabowo-Gibran terima kasih. Prabowo-Gibran terima kasih. Dari kami Penerus Negeri," bunyi lirik seperti dinyanyikan para pendukung.
Mereka merupakan pendukung dari organisasi relawan Penerus Negeri. Mereka datang ke JCC untuk memberi dukungan kepada cawapres Gibran sejak sore tadi.
Baca Juga : Naskah Film Live Action dari Anime "Naruto" Sudah Rampung
Para pendukung ini terlihat memakai baju berwarna biru khas pendukung paslon 02. Terdapat motif di baju mereka karakter Naruto dengan wajah Gibran.
Baca Juga : Gibran Sapa Pendukung Pakai Atribut Naruto Usai Debat
Selain itu, beberapa dari mereka juga terlibat memakai atribut Naruto. Salah satunya terlihat memakai ikat kepala dengan lambang Konoha sebagai desa Naruto.
Prabowo dan Gibran tampak melambaikan tangan kepada para pendukung tersebut ketika menunggu mobil. Gibran terlihat mendekat dan menyapa langsung relawan Penerus Negeri yang berkerumun di luar pembatas areal steril.
Gibran kemudian mendekat ke kerumunan pendukung tersebut. Dia menyapa langsung para pendukung ini dan disambut lagu wajib nasional Indonesia Pusaka.
Beberapa pendukung terlihat berkomunikasi dengan Wali Kota Solo ini. Selain itu, putra sulung Presiden Joko Widodo ini juga menyempatkan untuk bersua foto.
Seperti diketahui, Gibran mengikuti debat Pilpres keempat malam ini sebagai cawapres. Adapun tema debat mengangkat Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa.
(HAM/nusantaraterkini.co)
