Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gerakan Peace20 Gelorakan Semangat Pemuda Global Tolak Perang di Sela KTT G20

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gerakan Peace20 (P20) dalam audiensi kusus dengan Duta Besar Afrika Selatan H.E. Mpetjane Kgaogelo Lekgoro.(Foto: Peace 20)

Nusantaraterkini.co,JAKARTA – Inisiasi Indonesia untuk perdamaian dunia, Gerakan Peace20 (P20), kembali menegaskan eksistensinya sebagai platform kunci bagi pemuda global untuk menolak konflik. Dalam perhelatan terbarunya di Afrika Selatan, yang bertepatan dengan pelaksanaan KTT G20, ribuan anak muda dari berbagai negara bersatu menyuarakan tekad mereka untuk mewujudkan dunia yang damai dan harmonis.

P20, yang pertama kali diluncurkan di Ubud, Bali, pada tahun 2022, kini telah menjadi wadah inspiratif yang sukses menggalang ribuan suara pemuda global.

Baca Juga : Wapres Ditugaskan Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan, Pakar: Prabowo Ingin Gibran Ikut Sibuk Urus Indonesia

“Tahun ini, melalui serangkaian acara perdamaian yang diselenggarakan, ribuan generasi muda menyuarakan visi mereka akan perdamaian dunia,” ujar Natasha Dematra, salah satu pendiri Peace20, seperti dilansir RMOL, Sabtu (22/11/2025).

​Inisiatif ini telah mendapat dukungan kuat dari pemerintah setempat. Natasha mengungkapkan bahwa dalam audiensi khusus dengan Duta Besar Afrika Selatan, H.E. Mpetjane Kgaogelo Lekgoro, pada 14 November 2025 lalu, isu perdamaian dunia dan penolakan terhadap perang menjadi topik utama diskusi, serta bagaimana Peace20 dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat global.

Dukungan tersebut dipertegas oleh Penasihat Politik Kedutaan Besar Afrika Selatan, Boiki Mutluung. Ia menyatakan, Inisiatif Perdamaian Peace20 ini diselenggarakan berdasarkan prioritas kebijakan luar negeri di Afrika Selatan. Kami yakin bahwa Peace20 sangat sejalan dengan kebijakan kami, sejalan dengan apa yang ingin kami lihat terjadi secara global. Kami mendukung penuh inisiatif ini, baik G20 maupun Peace20.

​Pesan yang disampaikan oleh para pemuda global dalam setiap acara Peace20 sangatlah jelas. Mereka tidak menginginkan perang, konflik, intoleransi, dan ketegangan. Sebagai bentuk komitmen, mereka menandatangani Peace Pledge (Ikrar Perdamaian), yang menuntut Perdamaian dalam Tindakan, keadilan, dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga : Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Johannesburg Berakhir Tanpa Konsensus

Natasha berharap berlanjutnya Peace20 di Afrika Selatan dapat menjaga momentum misi perdamaian dunia. “Perdamaian perlu kita rayakan karena merupakan kunci utama untuk hidup bersama secara harmoni di dunia ini,” tambahnya.

Didirikan oleh aktivis perdamaian Damien Dematra bersama Cheryl Halpern, semangat misi Peace20 terus berlanjut di hati para pemuda global meskipun Damien Dematra telah berpulang tahun ini. Setelah sukses diluncurkan di Indonesia (2022) dengan partisipasi 25.555 orang, Peace20 berlanjut ke India (2023) dengan dukungan PBB, dan Brazil (2024), sebelum kini mencapai Afrika Selatan.

(*/Nusantaraterkini.co)