Nusantaraterkini.co, MADINA - Founder Madina Care, Wadih Al-Rasyid minta Kapolres Madina, AKBP Arie Paloh untuk segera ungkap kasus kebakaran satu unit mobil Hijet 1000 di SPBU Natal, Mandailing Natal.
"Peristiwa kebakaran itu seingat saya bulan Mei tahun 2024. Sudah hampir satu tahun, belum juga polres Madina ungkap penyebab, bahkan tersangka atas kebakaran ini. Saya duga, ada ketakutan dari Kapolres terhadap mafia BBM di Madina," jelas Wadih.
Menurut Wadih, seharusnya Kapolres bisa segera mungkin mengungkapkan kasus kebakaran di SPBU 14 229 325 Natal. Apalagi menurutnya pihak penyidik sudah melakukan beberapa kali pemeriksaan terhadap pihak SPBU dan pemilik Hijet 1000.
Baca Juga: Kapolres Madina Pimpin Apel Pergeseran Pasukan PAM Pilkada Serentak 2024
"Dari beberapa pemberitaan saya dengar penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada pihak SPBU. Tapi apa hasilnya? Apakah sudah ada SPDP nya ke Kejaksaan," tanya Wadih.
Baca Juga: AKBP Muhammad Rusli Purna Bakti, Kapolres Madina Melepas dengan Penuh Hormat
Semetara itu Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Madina AKBP Arie Sofandi Paloh yang dikonfirmasi melalui Plh Kasi Humasy Polres Madina Iptu Bagus Seto, Rabu (8/1/2025) untuk mempertanyakan perkembangan penyelidikan terhadap perkara kejadian kebakaran minibus di SPBU Natal, mengungkapkan bahwa saat ini masih dalam proses penyelidikan.
"Saat sekarang ini penanganan perkara masih dalam tahap penyelidikan. Penyelidik masih mengumpulkan bukti-bukti peristiwa yang terjadi," ungkap Iptu Bagus Seto SH yang sekaligus menjabat sebagai Kaurbin Ops Sat Reskrim Polres Madina.
(mra/Nusantaraterkini.co)
