Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dugaan Penganiayaan Senior di Halim, POMAU Amankan 4 Personel Usai Serda Ahmad Muzammil Tewas ​

POMAU mengamankan 4 personel terkait dugaan kekerasan terhadap Serda Ahmad Muzammil Farisa yang tewas di Mess Psikologi Lanud Halim.

Kasus kematian tragis prajurit TNI Angkatan Udara, Serda Ahmad Muzammil Farisa, di Mess Psikologi Galaksi Komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, memasuki babak pengusutan intensif, Sabtu (12/9/2026).(foto: ilustrasi)
Kasus kematian tragis prajurit TNI Angkatan Udara, Serda Ahmad Muzammil Farisa, di Mess Psikologi Galaksi Komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, memasuki babak pengusutan intensif, Sabtu (12/9/2026).(foto: ilustrasi)
A A

Nusantaraterkini.coJAKARTA – Kasus kematian tragis prajurit TNI Angkatan Udara, Farisa, di Mess Psikologi Galaksi Komplek , , memasuki babak pengusutan intensif. Angkatan Udara () resmi bergerak mengusut dugaan tindak kekerasan yang melibatkan senior korban.

​Kabar meninggalnya prajurit muda ini memicu keprihatinan publik usai mencuatnya indikasi di lingkungan markas militer tersebut.

​Kepala Dinas Penerangan (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, membenarkan adanya tindakan tegas berupa pengamanan terhadap sejumlah prajurit yang diduga terlibat.

​"Ada 4 personel sudah diamankan ," kata Nyoman seperti dilansir RMOL, Sabtu (12/9/2026).

​Mabes secara resmi juga mempublikasikan perkembangan penanganan perkara ini melalui saluran media sosial resminya. Lembaga penegak hukum militer tersebut menegaskan tidak akan menutupi fakta di lapangan.

​" TNI Angkatan Udara (Pomau) saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan yang dialami Serda AMF untuk mengungkap secara utuh kronologi serta fakta-fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut," demikian keterangan TNI AU melalui akun Instagram @militer.udara.

​Pihak Angkatan Udara memastikan proses hukum akan berjalan independen, transparan, dan sesuai prosedur peradilan militer yang berlaku tanpa tebang pilih.

​"Pomau telah meminta keterangan dari sejumlah pihak serta mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti yang diperlukan. Pemeriksaan terhadap sejumlah personel masih berlangsung," katanya.

​Di tengah penyidikan yang berjalan, jajaran TNI AU turut menyampaikan empati yang mendalam atas gugurnya Serda kepada pihak keluarga.

​"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ungkapnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru