Harga Cabai di Nias Meroket 119 Persen, Kementan Rehabilitasi Ratusan Hektare Lahan di Sumut
Harga cabai di Nias naik 119%, Kementan rehabilitasi ratusan hektare lahan hortikultura di Sumut untuk stabilkan pasokan.
Nusantaraterkini.co,MEDAN – Lonjakan harga cabai yang kian tak terkendali di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) memicu respons cepat dari pemerintah pusat. Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi akan segera melakukan rehabilitasi besar-besaran terhadap lahan pertanian hortikultura yang hancur diterjang banjir dan tanah longsor. Langkah darurat ini diprioritaskan pada perkebunan cabai guna memulihkan rantai pasok yang terputus akibat bencana alam tersebut.
Data terbaru menunjukkan dampak kerusakan yang cukup masif, di mana sekitar 436,99 hektare tanaman cabai di Sumut dilaporkan rusak parah. Untuk mengejar target pemulihan, Kementan telah mengalokasikan bantuan lebih dari 1.800 saset bibit cabai berkualitas sekaligus bantuan teknis pengolahan lahan agar petani bisa segera memulai masa tanam kembali.
Baca Juga : Pengamat: Segera Siapkan Langkah Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana
Direktur Sayur dan Tanaman Obat Kementan, M Agung Sanusi, menegaskan bahwa proses distribusi dan penanganan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. “Kami bergerak cepat terutama untuk lokasi terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Untuk cabai, total sekitar 440 hektare (Sumut 436,99 hektare dan Sumbar 3,04 hektare) InsyaAllah, minggu ini sudah clear semuanya,” kata Direktur Sayur dan Tanaman Obat Kementan, M Agung Sanusi, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang digelar secara virtual dari Jakarta, Senin (15/12/2025).
Upaya penyelamatan sektor pangan ini mendapat pengawalan ketat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Wakil Gubernur Sumut, Surya, menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh bagi proses rehabilitasi lahan ini sebagai strategi utama meredam inflasi.
Wagub Sumut menyadari bahwa sebagai daerah yang sedang dalam status bencana, risiko lonjakan harga pangan menjadi ancaman nyata bagi daya beli masyarakat. Surya optimis sinergi antara pusat dan daerah mampu menstabilkan kembali harga pasar, seraya menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap rehabilitasi lahan hortikultura dan berharap melalui kerja sama seluruh pihak, kenaikan harga komoditas di Sumut bisa segera diredam.
Urgensi pemulihan lahan ini diperkuat oleh laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat lonjakan harga cabai di luar kewajaran. Kabupaten Nias menjadi wilayah dengan kenaikan paling ekstrem, yakni mencapai 119,37 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Selain Nias, kenaikan harga cabai merah juga terjadi di Nias Utara (43,55%), Padanglawas Utara (36,21%), Padanglawas (30,62%), Tapanuli Selatan (26,63%), Simalungun (26,05%), dan Langkat (23,28%). Kenaikan serupa juga tercatat di Kabupaten Batubara, Mandailingnatal, Tebingtinggi, dan Samosir.
Baca Juga : Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi Khusus bagi Warga dan Pelaku Usaha di Wilayah Bencana Sumatera
Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja ekstra keras menjaga stabilitas harga di lapangan. Menurutnya, pemantauan ketat terhadap komoditas yang mengalami kenaikan signifikan harus dilakukan setiap hari agar inflasi tetap terkendali.
"Melalui program rehabilitasi lahan ini, pemerintah berharap produksi cabai nasional, khususnya di wilayah Sumatera, dapat segera kembali normal untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di akhir tahun," ungkapnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELNiat Beli Mobil di Marketplace, Dokter di Palembang Kena Tipu Puluhan Juta
Herman Saleh Harahap·7 menit yang lalu -
KESEHATANRS Adam Malik Semarakkan HKN ke-62 dengan Gerakan Sehat untuk Semua
Rozie Winata·35 menit yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Turun Rp20 Ribu ke Rp2.545.000 Per Gram Jelang Akhir Pekan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWAKebakaran Hanguskan 9 Rumah di Komplek Griya Pesona Minimalis Medan Marelan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALSolidaritas Ojol Desak Kapolri Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSHensa Duga Jokowi Pamer Ijazah untuk Alihkan Isu Penyadapan Prabowo
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
POLITIKBantah Isu Munaslub Golkar, Ahmad Doli Tegaskan Hubungan Baik dengan Bahlil
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
EKONOMIChusnunia Chalim Dorong Penguatan Industri Bahan Baku Pakan Ternak Lokal
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Pangan Melonjak, Imas Aan Desak Kemendag Segera Lakukan Pengendalian
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan