Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dihantui Rasa Bersalah, Pembunuh Wanita di Kebun Nanas Muara Enim Serahkan Diri ke Polisi

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pelaku saat menyerahkan diri ke Polsek Ilir Barat I, Palembang. (foto: istimewa)

Nusantaraterkini.coPALEMBANG – Seorang pria berinisial AN (38) yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap rekan kerjanya di Desa Gaung Asam, Kabupaten Muara Enim, memilih menyerahkan diri ke Polsek Ilir Barat I Palembang. Pelaku mengungkapkan, dirinya merasa tidak tenang setelah membuang jasad korban di semak-semak bekas kebun nanas.

Pelaku yang bekerja sebagai petugas kebersihan (OB) ini mendatangi rumah salah satu anggota polisi pada Selasa (27/1/2026) malam sebelum akhirnya digiring ke Mapolsek.

Baca Juga : Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Penikaman Penjaga Toko di Balikpapan

Kepada penyidik, AN mengakui telah menghabisi nyawa Wulandari (50), rekan kerjanya di salah satu SPPG di Palembang, lantaran kesal karena merasa terus diganggu oleh korban meski pelaku sudah berkeluarga.

Baca Juga : Konflik Lahan Berujung Maut, Dipicu Soal Hasil Karet yang Dicuri

"Pelaku mendatangi rumah salah satu anggota kami lalu dibawa ke Polsek dan mengakui kalau dia yang membunuh perempuan tersebut," ujar Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh dalam keterangan tertulis yang ditrerima, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan keterangan AN, peristiwa maut itu terjadi pada, Kamis (22/1/2026) saat korban memaksa ikut pelaku pergi ke Muara Enim. Di tengah perjalanan, pelaku yang emosi karena tindakan korban di atas motor langsung menghentikan kendaraan dan menyerang korban. Pelaku menjerat leher korban menggunakan jilbab milik korban sendiri hingga tewas di lokasi kejadian.

Baca Juga : Terpeleset dari Tangga Pemandian, Seorang Balita di Muara Enim Hanyut Terseret Arus Lematang

"Memang sudah dari kejadian mau nyerahkan diri Pak, tapi masih belum berani. Tidak tenang rasanya. Sudah tahu risikonya Pak, saya tanggung sendiri," ungkap tersangka AN saat dimintai keterangan di kantor polisi.

Usai melakukan aksi kejinya, AN meninggalkan jasad korban di area perkebunan nanas dan membuang sepeda motor korban di wilayah Lembak. Selanjutnya, pelaku kembali ke Palembang menggunakan angkutan travel.

Polisi memastikan motif utama tindakan ini adalah kekesalan pribadi pelaku terhadap sikap korban selama mereka bekerja bersama.

"Kalau dari pengakuan tersangka dia kesal karena sering diganggu korban, padahal tersangka sudah punya istri dan anak," katanya.

Saat ini, pihak Polsek Ilir Barat I telah melakukan koordinasi antarwilayah dan menyerahkan tersangka AN ke Satreskrim Polres Muara Enim. Untuk selanjutnya menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan tempat kejadian perkara.

(Tia/Nusantaraterkini.co)