Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Diduga Seorang Kepala Desa Acungkan Senjata Yang Viral di Media Sosial, Ini Kata AKBP Yon Edi Winara

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Rizal Oloan Nasution
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara menunjukkan barang bukti senjata didampingi Wakapolres dan PJU Polres Tapanuli Selatan ( Foto : Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.coTAPANULI SELATAN - Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pria diduga oknum Kepala Desa di Padang Lawas Utara (Paluta) mengacungkan senjata berbentuk pistol di tengah keributan warga, mendadak viral di media sosial, utamanya Facebook. Untuk itu Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) telah mengamankan senjata yang diduga diacungkan oknum Kepala Desa itu. 

Kasus yang diduga berkaitan dengan sengketa lahan ini, kini masih didalami secara menyeluruh oleh Polres Tapsel.

Baca Juga : Konflik Lahan Berujung Maut, Dipicu Soal Hasil Karet yang Dicuri

AKBP Yon Edi Winara, dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mako Polres Tapsel, Senin (26/1/2026), mengatakan, masih melakukan pendalaman.

Baca Juga : Bejat! Kakek 73 Tahun di Tapsel Cabuli Cucu Kandung, Motifnya karena Tak Dilayani Istri

"Peristiwanya itu sudah diidentifikasi terjadi di Desa Pulo Liman, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta)," ujarnya.

Kapolres Tapanuli Selatan Yon Edi Winara menjelaskan, pihaknya juga tengah mendalami potongan video yang beredar luas di media sosial, terutama Facebook, yang dinilai dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah publik.

Baca Juga : Polres Tapsel Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis di Paluta, Sengketa Lahan Berakhir Maut

“Kami sedang mendalami potongan video yang beredar luas di media sosial, yang dikhawatirkan akan menimbulkan persepsi negatif dan keresahan di publik,” ungkapnya. 

Baca Juga : Ribuan Anggota Koperasi BAN Paluta Gelar Apel Siaga, Siap Pasang Badan Pertahankan Aset 47.000 Hektar

Oleh karena itu, pihaknya akan menganalisis lebih jauh apa yang menjadi latar belakang permasalahan ini secara utuh.

Disebutkannya, peristiwa dalam video tersebut tidak berdiri sendiri. Menurutnya, terdapat kronologi kejadian sebelumnya yang berkaitan dengan persoalan sengketa lahan antar warga.

Baca Juga : Kemenkeu-BI Diminta Tindaklanjuti Proses Hukum soal Nenek Beli Roti O Ditolak karena Pakai Uang Cah

“Karena ada kronologi dari peristiwa sebelumnya, juga terkait dengan masalah sengketa lahan. Jadi kasus ini masih terus kita dalami,” katanya.

Baca Juga : Mahasiswi Nyaris Diperkosa Saat Menumpang Truk di Tengah Banjir Aceh Tamiang, Sopir Dihakimi Warga

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut diduga terjadi pada Minggu (25/1/2025). Sementara itu, pria yang diduga mengacungkan senjata dalam video viral tersebut berinisial, AD (40), yang diketahui berdomisili di Desa Pulo Liman.

“Saat ini status yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka, karena kasusnya masih dalam tahap pendalaman,” ungkap AKBP Yon Edi Winara. 

Meski demikian, pihak kepolisian telah mengambil langkah pengamanan dengan menyita barang bukti yang berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut.

“Namun, kami telah mengamankan barang bukti berupa sepucuk senjata air gun merek Glock dan sepucuk senapan angin merek Marauder,” katanya.

Sebelumnya, video tersebut viral di media sosial dan memperlihatkan situasi keributan antar masyarakat di sebuah kampung. Dalam rekaman itu, tampak seorang pria diduga mengacungkan senjata berbentuk pistol.

Spontan, aksi itu membuat warga di sekitar lokasi terlihat ketakutan. Video tersebut pun menuai beragam tanggapan dari netizen. Hingga kini, Polres Tapsel menegaskan masih terus melakukan pendalaman. Tujuannya, guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta latar belakang permasalahan yang sebenarnya. 

Polres Tapsel menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara profesional dan transparan. Polres Tapsel juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

(Ron/Nusantaraterkini.co)