Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Diduga Pamer Alat Kelamin di Angkot, Sopir Bus Viral Diamankan Polres Serdangbedagai

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangkapan pelaku oknum sopir yang tunjukkan alat kelamin ke penumpang. (Foto: istimewa).

Nusantaraterkini.co, SERDANGBEDAGAI – Kepolisian Resor Serdangbedagai (Polres Sergai) bergerak cepat menindaklanjuti video viral yang menampilkan dugaan aksi asusila seorang sopir angkutan kota trayek Medan–Tebingtinggi. Terduga pelaku berhasil diamankan hanya dalam hitungan jam setelah video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial, Kamis (15/1/2026).

Kasat Reskrim Polres Serdangbedagai, AKP Binrod Situngkir SH MH, Jumat (16/1/2026), mengungkapkan sopir angkot tersebut diketahui bernama James Damanik (35). Ia diamankan atas dugaan melakukan perbuatan tidak senonoh di dalam angkot saat melintas di wilayah Kabupaten Serdangbedagai.

Peristiwa itu mencuat setelah sebuah video berdurasi singkat beredar luas di Facebook. Kejadian diketahui berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Simpang Bedagai, Kecamatan Sei Rampah.

Baca Juga : Tabrak Truk Antre BBM, Pengendara Motor - Penumpang Alami Luka: Seorang Balita Tewas

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan korban, Ifah Safriah (23), peristiwa bermula saat korban menaiki angkot yang dikemudikan pelaku. Saat kendaraan melintas di wilayah Sei Bamban, pelaku diduga mengeluarkan serta mengelus alat kelaminnya berulang kali di hadapan korban yang duduk di sampingnya.

“Korban merekam kejadian tersebut secara diam-diam. Pelaku baru menghentikan aksinya setelah ada penumpang lain yang naik di Desa Suka Damai,” terang AKP Binrod.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Sat Reskrim Polres Serdangbedagai berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Tebingtinggi. Pelaku akhirnya diamankan di kediamannya di Kota Tebingtinggi sekitar pukul 20.00 WIB pada hari yang sama.

Polisi kemudian melakukan klarifikasi terhadap korban dan terduga pelaku, termasuk membuat pernyataan tertulis. Dalam keterangannya, korban membenarkan kejadian tersebut, namun memilih tidak melanjutkan ke proses hukum.

“Korban menyatakan tidak keberatan dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar perbuatan serupa tidak terulang,” ujar AKP Binrod.

Meski tanpa laporan resmi, Polres Serdangbedagai tetap mengambil langkah tegas berupa pembinaan terhadap pelaku.

“Kami tetap mengamankan pelaku, melakukan klarifikasi, serta memberikan pembinaan intensif sebagai langkah preventif,” tegasnya.

Sementara itu, korban menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat kepolisian. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, khususnya di angkutan umum.

Kasi Humas Polres Serdangbedagai, Iptu LB Manullang, membenarkan penanganan kasus tersebut. Ia menegaskan, tindakan kepolisian dilakukan berdasarkan informasi video viral yang diunggah akun Facebook Nur Nabila.

“Meski tidak ada laporan resmi, kami tetap bertindak demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).