Nusantaraterkini.co, PEMATANGSIANTAR– Dinas Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK) 45 Kota Pematangsiantar melaksanakan Launching dan Pendistribusian Buku berjudul ‘Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar Dalam Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1945’, di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn, yakni Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE MM. Dalam sambutannya, Zainal menyampaikan pentingnya mempelajari sejarah dengan mengutip pesan Proklamator Ir Soekarno tentang "Jas Merah" atau Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah.
Baca Juga : Sidak Pasar Horas Pematangsiantar, Harga Minyakita Ditemukan Melebihi HET Jelang HBKN
"Sejarah ibarat melihat kaca spion untuk menjalani masa depan dan merupakan guru yang sangat penting dalam kehidupan. Buku ini bukan sekadar dokumentasi, tetapi keteladanan pahlawan untuk diwariskan kepada generasi muda," ucapnya.
Baca Juga : Musrenbang Siantar Marimbun: Fokus Perkuat Ekonomi Rakyat dan Kreativitas Lokal
Zainal juga mengusulkan agar Gedung Juang 45 di Jalan Merdeka Pematangsiantar – yang saat ini menjadi kantor DHC BPK 45 dan merupakan aset Pemkab Simalungun – dihibahkan kepada pihaknya untuk perawatan lebih lanjut.
Ketua Tim Penulis Prof Dr Hisarma Saragih MHum menjelaskan bahwa buku tersebut disusun oleh enam penulis, yaitu dirinya sendiri, Henry Sinaga, Jalatua H Hasugian, Koni Ismail Siregar, Marta Megawati Siregar, dan Kandace Naiborhu. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang telah mendukung pelestarian sejarah melalui penerbitan buku ini.
"Semoga buku ini dapat memberi manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas serta turut memperkuat rasa kebangsaan," ujar Hisarma.
Kerja Sama dengan Dinas Pendidikan untuk Menanamkan Nilai Kejuangan
Selain peluncuran buku, acara juga dirangkaikan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Wilayah VI dengan DHC BPK 45 Kota Pematangsiantar. Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Pengkajian Dr Henry Sinaga SH SpN MKn.
"Kami akan masuk melalui sekolah-sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kejuangan. Selanjutnya diharapkan dapat menjalin kerja sama serupa dengan Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar," jelasnya.
Ketua DHC BPK 45 Kota Pematangsiantar Drs Koni Siregar menyampaikan bahwa sejak dilantik pada tahun 2024, pihaknya telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain renovasi ringan Gedung Juang 45, diskusi publik, nonton bareng film sejarah, penelusuran situs sejarah, serta kegiatan sosial dan olahraga.
Biaya penulisan dan penerbitan buku diambil dari dana P-APBD Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran 2025. Ke depan, pihaknya akan merekomendasikan tokoh-tokoh pejuang Pematangsiantar agar mendapat gelar kehormatan dari pemerintah pusat, dengan telah dibentuk panitia khusus untuk menelusuri data tokoh tersebut.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah VI Muktar Marbun menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku tersebut, yang dianggap sebagai langkah positif untuk membangun generasi muda. "Semoga menjadi khasanah buku di sekolah dan jumlahnya bisa bertambah," ucapnya.
Acara ditutup dengan penyerahan buku kepada perwakilan Pemko Pematangsiantar dan Forkopimda, serta penandatanganan nota kesepahaman kerja sama. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan DPRD Kota Pematangsiantar, OPD Pemko, dan berbagai undangan terkait.
(Rdo/Nusantaraterkini.co)
