Desak DPR Bahas RUU Anti-LGSP, Tokoh 212: Penyebarannya Masif dan Banyak Korban
Tokoh 212 Slamet Maarif mendesak DPR segera membahas RUU Anti-LGSP yang diinisiasi MUI untuk memperkuat regulasi dan perlindungan hukum.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diminta tidak mengulur waktu untuk mengkaji Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti Lesbi, Gay, Sodomi, dan Pencabulan (LGSP). Inisiatif regulasi yang sedang dirancang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dinilai mendesak untuk segera direspons oleh para legislator di Senayan.
Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Presidium Majelis Arah Indonesia (MAI) sekaligus Tokoh Gerakan 212, Ustaz Slamet Maarif. Menurutnya, dinamika persoalan LGSP di tengah masyarakat sudah menunjukkan pergerakan yang kian mengkhawatirkan.
"Kita berharap juga DPR bisa langsung merespons dan memprioritaskan pembahasannya," kata Ustaz Slamet Maarif, seperti dilansor RMOL, Senin (3/8/2026).
Slamet menilai fenomena penyebaran LGSP saat ini sudah sangat meluas serta menimbulkan banyak dampak negatif pada masyarakat. Karena itu, langkah perlindungan tidak bisa hanya berhenti pada perumusan naskah akademik di tingkat ormas. DPR selaku pemegang wewenang legislasi dituntut untuk segera memasukkan naskah usulan tersebut ke dalam agenda prioritas pembahasan parlemen.
Di sisi lain, payung hukum berupa UU dianggap penting untuk memperkuat langkah yang sudah diambil pemerintah. Sebelumnya, instrumen negara telah menetapkan LGBT sebagai salah satu ancaman nonmiliter yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111/2025.
"Keseriusan pemerintah dalam Perpres tersebut seharusnya disambut cepat oleh DPR melalui penguatan regulasi di tingkat undang-undang agar implementasi hukum di lapangan menjadi lebih kokoh dan mengikat," pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIHarga Emas Antam Turun Rp20 Ribu ke Rp2.545.000 Per Gram Jelang Akhir Pekan
Rozie Winata·11 menit yang lalu -
PERISTIWAKebakaran Hanguskan 9 Rumah di Komplek Griya Pesona Minimalis Medan Marelan
Rozie Winata·39 menit yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALSolidaritas Ojol Desak Kapolri Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSHensa Duga Jokowi Pamer Ijazah untuk Alihkan Isu Penyadapan Prabowo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKBantah Isu Munaslub Golkar, Ahmad Doli Tegaskan Hubungan Baik dengan Bahlil
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIChusnunia Chalim Dorong Penguatan Industri Bahan Baku Pakan Ternak Lokal
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Pangan Melonjak, Imas Aan Desak Kemendag Segera Lakukan Pengendalian
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
TRAVELPemprov Sumut Ajukan Megalitik Nias Selatan Jadi Warisan Dunia
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSAnggota DPR Siap Fasilitasi Hak Pekerja Korban Kecelakaan Kerja PT Daehyun
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan