nusantaraterkini.co, TOBA - Dalam menjaga kelestarian dan keindahan Danau Toba agar tetap seimbang, TNI menggelar gerakan Manunggal Memelihara Danau Toba bersinar bersih, nauli dan ringgas yang dilaksanakan di Pantai landai, Desa Lumban Gaol, Balige, Kabupaten Toba.
Pemerintah daerah dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian dan ekosistem yang ada di Danau Toba. Eceng gondok sering dianggap sebagai hama di Danau Toba sehingga di bersihkan tetapi banyak masyarakat memperdayakan menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomis seperti di Samosir.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengungkapkan bahwa pentingnya menjaga keseimbangan dan kelestarian Danau Toba.
Baca Juga : KAI Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Januari 2026, KA Siantar Ekspres jadi Primadona
"Terimakasih dan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor, pentingnya sinergitas antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat merupakan kunci untuk menjaga kelestarian alam Danau Toba. Menjaga kelestarian Danau Toba merupakan tugas kita bersama", ujarnya, Jumat (25/04/25).
Selanjutnya, Vandiko menjelaskan bahwa eceng gondok di wilayah Samosir sudah banyak dimanfaatkan untuk menambah mata pencaharian masyarakat samosir.
"Ketika eceng gondok diangkut ke darat menggunakan perahu ponton dan konveyor, masyarakat akan mengambil untuk dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan dan pupuk kompos. Terkait dengan kerajinan tangan berbahan enceng gondok, Pemkab Aamosir telah mengedukasi dan mengajarkan masyarakat tentang pemanfaatan dan pengolahan eceng gondok untuk dijadikan kreasi anyaman souvenir seperti tas, sandal dan lainnya untuk menunjang ekonomi masyarakat", pungkasnya.
Baca Juga : Kejati Sumut Tahan GM PT Yodya Karya Terkait Korupsi KSPN Danau Toba Senilai Rp13 Miliar
Dalam sambutannya, Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto menekankan pentingnya kepedulian bersama dalam merawat alam.
“Persoalan eceng gondok bukan hanya terjadi di Danau Toba, tapi hampir di seluruh danau di Indonesia. Hari ini kita tunjukkan bahwa kita mampu bekerjasama, bahu-membahu untuk menjaga ekosistem danau ini. Kami menghadirkan alat pembersih eceng gondok sebagai langkah konkret, dan kami berharap Danau Toba bisa menjadi model bagi pengelolaan danau lainnya di Indonesia,” ujarnya.
Disampaikan Pangdam, kegiatan TNI Manunggal Memelihara Danau Toba dilaksanakan secara serentak di kawasan Danau Toba.
"Kegiatan pemberisihan Eceng Gondok dalam melestarikan Danau Toba di laksanakan serentak di Kawasan Danau Toba, kegiatan tersebut untuk mewujudkan Danau Toba indah dan lestari. Eceng gondok bukan lah sekedar hama, namun memiliki manfaat yang sangat luar biasa mulai dari pupuk dan kerajinan tangan yang bernilai ekonomis", jelasnya.
(Cw8:JAS/nusantaraterkini.co).
