Bermodalkan KUPEDES BRI, Pelaku UMKM Sukses Bangun Usaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bermodalkan KUPEDES BRI, Ani mengembangkan usaha opak di Deli Serdang hingga melayani pedagang dan membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Berawal dari usaha kecil di Dusun 1 Tuntungan, Kabupaten Delierdang, Sumatera Utara (Sumut), pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Ani, kini berhasil membesarkan usahanya menjadi pengusaha opak yang melayani masyarakat dan pedagang di desa sekitarnya.
Berkat kerja keras, ketekunan, serta dukungan Kredit Umum Pedesaan Bank Rakyat Indonesia (KUPEDES BRI), bisnisnya terus berkembang hingga mampu menciptakan lapangan kerja dan turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Ani menceritakan, perjalanan usahanya bermula dari keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitarnya. Berbekal tekad dan keyakinan, ia terus berupaya memperbesar skala dan jangkauan usahanya dengan menambah persediaan barang dagangan.
Seiring berkembangnya usaha, Ani menyadari bahwa ia perlu tambahan modal untuk memperkuat stok dagangan dan memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. Hal tersebut mendorongnya untuk mencari dukungan pembiayaan hingga akhirnya ia memanfaatkan fasilitas Kredit KUPEDES dari BRI.
"Tahun 2016 menjadi awal saya mendapatkan pinjaman KUPEDES BRI sebesar Rp200 juta dengan jangka waktu tiga tahun. Dana tersebut saya gunakan untuk menambah stok bahan agar bisa memenuhi kebutuhan pelanggan. Seiring berjalannya waktu, usaha saya berjalan lancar dan alhamdullilah akhirnya pinjaman pertama tersebut berhasil saya lunasi," ujarnya, Selasa (27/10/2026).
Keberhasilan mengembangkan usaha sekaligus menyelesaikan kewajiban pembiayaan pertamanya, membuka peluang bagi Ani untuk melanjutkan pengembangan bisnis. Ia kemudian kembali mengakses fasilitas KUPEDES BRI sebesar Rp200 juta dengan jangka waktu tiga tahun, yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas penjualan serta memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat.
Sejalan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan, Ani kembali memperoleh fasilitas KUPEDES BRI sebesar Rp200 juta dengan jangka waktu tiga tahun untuk meningkatkan volume pembelian barang dagangan, memperbesar kapasitas usaha opak, serta menjangkau lebih banyak pelanggan, termasuk para pemilik warung dan toko kecil di wilayah sekitarnya.
"Alhamdulillah, usaha yang saya jalankan sekarang semakin berkembang yang melayani pembelian dalam jumlah besar. Pelanggannya tidak hanya berasal dari masyarakat (Dusun 1 Tuntungan), tetapi juga para pemilik toko kecil di desa tersebut dan wilayah sekitar," tuturnya dengan rasa syukur.
Seiring dengan perkembangan usahanya, Ani juga melihat peluang untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya. Aktivitas perdagangan yang semakin meningkat, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan para pedagang kecil, tetapi juga membuka peluang terciptanya lapangan kerja bagi warga sekitar, sejalan dengan kebutuhan operasional usaha yang terus berkembang.
Bagi Ani, perkembangan usaha tersebut bukan sekadar pencapaian dalam menjalankan bisnis, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya. "Melalui usaha yang terus bertumbuh, saya memiliki kesempatan untuk meningkatkan penghasilan, memenuhi kebutuhan rumah tangga, serta membangun fondasi ekonomi keluarga yang lebih kuat," pungkasnya dengan mimik wajah sumringah.
Terpisah, Branch Office Head BRI Medan Iskandar Muda, Subkhan Efendi menyampaikan, bahwa pengembangan usaha mikro merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usaha, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
"BRI terus berupaya menghadirkan akses pembiayaan yang dapat mendukung pelaku UMKM dalam mengembangkan kapasitas dan skala usahanya. Kami berharap pertumbuhan usaha tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga mampu membuka peluang kerja, memperkuat aktivitas perdagangan, serta menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitarnya," kata Subkhan kepada wartawan di Medan.
(Alfi/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita Mobil Kijang Modifikasi Berisi BBM Subsidi Ilegal di Padangsidimpuan
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
SUMSELBMKG Gelar SLCN 2026 di Palembang, Edukasi Nelayan Membaca Cuaca Laut
Rozie Winata·21 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolda Riau Gagalkan Penyeludupan 35 Kg Sabu Jaringan Internasional, 5 Orang Ditangkap
Rozie Winata·27 menit yang lalu -
-
NASIONALKapolri dan Menkomdigi Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Kebocoran Data
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWAPolisi Lengkapi Alat Bukti, Pemilik Mobil Terbakar yang Diduga Bawa BBM di Padangsidimpuan Masih Ditelusuri
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSatgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT. Freeport Indonesia di Mimika
3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPakar Hukum: Maraknya OTT KPK Cerminkan Kegagalan Sistem Melahirkan Pejabat Berintegritas
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
SUMSELBMKG Prakirakan Potensi Hujan di Sumsel Berlanjut Hingga November
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALSatgas Damai Cartenz Ringkus DPO Penembak Karyawan Freeport di Mimika, 3 Orang Ikut Diamankan
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan