Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Berhari-hari, Jalan Lintas Pakpak Bharat - Subulussalam Alami Kemacetan Panjang

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Potret kemacetan yang terjadi di Jalan Lintas Pakpak Bharat - Subulussalam. (Foto: Rozie Winata/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Jalan lintas Pakpak Bharat - Subulussalam yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dengan Provinsi Aceh di Jalur Barat mengalami kemacetan parah.

Informasi diperoleh, Selasa (16/12/2025), kemacetan panjang ini bahkan telah mulai terjadi sejak akhir pekan lalu.

Kemacetan ini sendiri terjadi, lantaran banyaknya kendaraan berat yang melintas seperti mobil truk dan tronton yang berpapasan dan beriringan.

Hal ini karena tidak didukung oleh kondisi jalan yang sempit dan berliku, sehingga saat di tikungan mobil-mobil besar ini harus banyak memakan badan jalan yang lantas menyebabkan kemacetan.

Baca Juga : Distribusi BBM ke Sibolga Masih Terkendala, Akses Jalan Belum Bisa Dilalui Kendaraan Besar

Kondisi ini, semakin parah karena Jalan Lintas via Subulussalam merupakan satu-satunya akses utama ke Kota Banda Aceh dari Kota Medan, lantaran akses darat via jalur lintas di Timur masih lumpuh.

Selain itu, untuk ke Kota Sibolga yang belum dapat dilalui oleh kendaraan besar, juga harus menggunakan jalur ini, menunju Manduamas dan Barus.

Baca Juga : Akses PLTA Sipan Sihaporas Tapteng Tertimbun, Warga dan Perusahaan Kerahkan Dua Alat Berat

Sementara, pengangkutan ekskavator untuk bantuan bencana juga dilakukan melewati jalur ini. Akibatnya, volume kendaraan di Pakpak Bharat pun membludak.

Sejumlah pengguna jalan di Facebook pun banyak yang membagikan pengalamannya saat melintasi jalur Pakpak Bharat yang mengalami kemacetan panjang.

Para pengendara bahkan harus sampai terjebak selama 11 jam, khususnya di sepanjang Lae Mbara sampai Lae Ntomel yang berada di Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe, Pakpak Bharat.

(zie/Nusantaraterkini.co)