Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Beredar Surat Pernyataan Oknum Wartawan Bekingi PETI di Linggabayu

Dugaan keterlibatan belasan oknum yang mengaku sebagai wartawan dan LSM dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Lingga Bayu,

Surat pernyataan kerjasama beberapa oknum wartawan di Linggabayu yang beredar di beberapa forum WAG, Senin (29/9/2025).
Surat pernyataan kerjasama beberapa oknum wartawan di Linggabayu yang beredar di beberapa forum WAG, Senin (29/9/2025).
A A

nusantaraterkini.co,  - Dugaan keterlibatan yang mengaku sebagai dan dalam aktivitas () di Kecamatan , Kabupaten (Madina), Sumatera Utara, mencuat ke publik. 

Para oknum ini disebut-sebut secara terang-terangan aktivitas yang merusak lingkungan.

Informasi ini mencuat setelah daftar nama-nama tersebut beredar luas di grup WhatsApp Forum Anak pada Senin pagi (29/9/2025). 

Daftar nama pembekap yang mengaku dan itu dibagikan oleh seorang anggota forum WhatsApp bernama Okis Ridwan Rangkuti.

Dalam daftar tersebut, terdapat 15 nama yang diduga menjalin kerja sama dengan para pengusaha tambang emas ilegal. 

Mereka bahkan dituding bermitra dan menerima “jatah bulanan” dari para toke tambang sebagai imbalan atas perlindungan dan pembiaran yang diberikan.

“Ini mencoreng profesi wartawan yang sesungguhnya. Mereka mengaku-ngaku sebagai wartawan hanya demi keuntungan pribadi dan melindungi perusak lingkungan,” ujar salah satu warga di Taman Kota Panyabungan. 

Dugaan keterlibatan para oknum ini menimbulkan kemarahan publik, terutama karena aktivitas telah lama menjadi sumber kerusakan lingkungan di wilayah Madina, termasuk pencemaran sungai dan hancurnya lahan milik warga.

Dari surat kerja sama yang beredar, para oknum ini diduga memanfaatkan Aula Kantor Camat sebagai sarana tempat musyawarah dengan para mafia .

Dan acara musyawarah ini diadakan pada Senin 15 September 2025 yang lalu dengan tujuan menjalin kerja sama dan menjaga ke kondusifan aktivitas tambang di wilayah itu. 

Bahkan, dalam isi surat itu, para oknum yang mengaku wartawan ini meminta dan mengutus Mawardi sebagai kaki tangan mereka ke Toke Tambang. 

Sementara, menurut pengakuan Camat Lingga Bayu, Edi Ikhsan, para oknum ini awalnya datang bersilaturahmi ke Aula Kantor Camat, dan ia tidak tahu jika tujuannya untuk membekap Peti. 

"Saya tidak tahu, mereka datang silaturahmi, dan saya terima, dan pada saat itu tidak ada cerita mau membekap Peti, dan saya pun tidak tahu jika tujuan mereka seperti itu," ucapnya. 

Bahkan, salah satu oknum yang mengaku wartawan membawa nama Mitra Mabes dan Prabowo.

(Mra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru