Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Narkoba Samarinda: Raup Rp200 Juta per Hari
Beroperasi 4 Tahun, 13 Tersangka Diringkus
Bareskrim Polri menangkap 13 tersangka sindikat narkoba di Samarinda, Kalimantan Timur, dengan omzet harian mencapai Rp200 juta.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika yang beroperasi di Gang Langgar, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 13 orang tersangka beserta sejumlah barang bukti narkoba.
Dari total tersangka yang diamankan, 11 orang diduga merupakan bagian dari sindikat pengedar narkoba, sementara dua lainnya berstatus pengguna. Selain itu, polisi turut membawa tiga orang saksi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit 2 Subdit 4 Dittipid Narkoba Bareskrim Polri, AKBP Bayu Putra Samara mengatakan, seluruh tersangka berhasil diamankan dalam operasi yang dilakukan tim gabungan.
“Dalam operasi tersebut, kami berhasil menangkap 13 orang tersangka yang terdiri dari 11 anggota sindikat narkoba dan dua pengguna berikut barang bukti,” ujar Bayu di Kantor Bareskrim Polri, Sabtu (16/5/2026).
Para tersangka bersama saksi tiba di Kantor Bareskrim Polri sekitar pukul 17.44 WIB. Sebanyak 11 tersangka yang diduga pengedar lebih dahulu dibawa masuk dengan kondisi tangan terborgol. Beberapa di antaranya tampak berjalan pincang saat digiring petugas.
Tak lama kemudian, dua tersangka pengguna dan tiga saksi turut dibawa masuk ke gedung Bareskrim dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang dikemas dalam kantong plastik kuning dan beberapa tas yang dibawa petugas dari lokasi penggerebekan.
Menurut Bayu, jaringan narkoba tersebut diduga telah menjalankan aktivitas ilegalnya selama kurang lebih empat tahun dengan omzet fantastis mencapai Rp200 juta per hari.
“Sindikat ini sudah cukup lama beroperasi, sekitar empat tahun, dengan perputaran uang mencapai Rp200 juta setiap hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, kelompok tersebut dikenal licin dan kerap lolos dari operasi penindakan aparat penegak hukum di wilayah setempat.
“Beberapa kali dilakukan operasi oleh kepolisian setempat, namun mereka selalu berhasil menghindar,” tambah Bayu.
Pihak Bareskrim Polri memastikan pengembangan kasus masih terus dilakukan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk pemasok dan alur distribusi narkotika tersebut.
Sementara itu, keterangan lengkap terkait pengungkapan sindikat narkoba ini rencananya akan disampaikan langsung oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·6 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSPPMSU Siapkan Aksi ke Kafe Satuan.co Binjai, Oza Hasibuan Sebut Acara Halloween Tak Miliki Izin
hendra·7 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·9 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·9 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·10 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan