Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bantuan 50 Ton Beras dan Logistik Dikirim via Laut ke Daerah Terisolir di Aceh

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, BELAWAN - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), didampingi Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjangkau daerah terisolir pascabencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. 

Salah satu upaya yaitu adalah pengiriman bantuan logistik melalui jalur laut.

Baca Juga : Sibolga Dihantam Penjarahan Usai Banjir, Polisi Amankan 16 Warga dan Perketat Pengamanan

"Logistik harus terus mengalir karena masyarakat terdampak sangat membutuhkan, termasuk obat-obatan. Di sana-sini juga ada kawasan transmigrasi yang terdampak, itu sebabnya Pak Menteri (Transmigrasi) berupaya hadir langsung," ucap AHY saat ditemui awak media di Pelabuhan Belawan, Senin (1/12/2025).

Baca Juga : Presiden Prabowo Subianto Menyambangi Tapanuli Tengah, Beri Jaminan Penanganan Darurat Bencana ​

Lanjutnya, AHY menyampaikan bahwa bantuan dari Presiden Prabowo Subianto telah disalurkan. 

"Hari ini, bersama TNI AL khususnya KRI Sutedi Senoputra, kami memberangkatkan sekitar 50 ton beras yaitu terdiri 40 ton dari Kementerian Transmigrasi dan 10 ton dari Kementerian Sosial, ditambah sembako instan dan obat-obatan," ujarnya.

Bantuan tersebut ditargetkan tiba di Loksumawwe dalam 17 hingga 18 jam perjalanan laut, kemudian dilanjutkan ke Idi Rayeuk dalam 5 jam perjalanan berikutnya. 

"Kedua lokasi ini membutuhkan dukungan penuh," lanjut AHY.

Di samping tanggap darurat, AHY menekankan tugas jangka menengahnya adalah memetakan dan memulihkan infrastruktur yang rusak.

Baca Juga : Pasokan Terganggu, Warga Binjai Rela Antre Berjam-jam Demi Dapatkan BBM

"Tugas penting berikutnya adalah membangun kembali infrastruktur yang hancur, memperbaiki jalan rusak, dan menyambung jembatan yang putus. Ini tugas kami," tegasnya.

Untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan, khususnya melalui udara, pemerintah telah mengantisipasi kendala cuaca. 

"Kemarin saya menggelar rapat terbatas dengan Kepala BMKG dan unsur BNPB membahas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Ini penting agar ketika kita akan melakukan dropping logistik, cuaca mendukung, baik untuk pesawat maupun helikopter," katanya.

Baca Juga : Banjir Ganggu Operasional Jalur Kereta, KAI Minta Maaf Operasional KA Cut Meutia Aceh Dihentikan Sementara

Ia menegaskan bahwa penanganan bencana ini adalah upaya bersama yang melibatkan semua sektor.

"Semua punya peran. Kami ingin terus menjadi bagian dari solusi agar masyarakat bisa segera terbantu dan terdampak pulih," pungkasnya.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)