Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Balasan Terhadap AS, Kanada Luncurkan Tarif Otomotif 25 Persen

Periode 80 tahun ketika AS memegang peran sebagai pemimpin ekonomi global telah berakhir

Sejumlah kendaraan baru dipajang di sebuah dealer mobil di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 3 April 2025. (Foto: Xinhua/Liang Sen)
Sejumlah kendaraan baru dipajang di sebuah dealer mobil di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 3 April 2025. (Foto: Xinhua/Liang Sen)
A A

, OTTAWA - Perdana Menteri (PM) Mark Carney pada Kamis (3/4/2025) mengumumkan bahwa Kanada akan merespons dengan mengikuti pendekatan (AS), yakni mengenakan tarif 25 persen untuk semua kendaraan yang diimpor dari AS yang tidak sesuai dengan Perjanjian Kanada-Amerika Serikat-Meksiko (Canada-US-Mexico Agreement/CUSMA).

Mark mengatakan bahwa pemerintahnya juga akan memberlakukan tarif pada komponen non- dari setiap kendaraan yang sesuai dengan CUSMA yang diimpor dari AS, seraya menambahkan bahwa Meksiko tidak akan terdampak.

Carney mengatakan bahwa ekonomi global "hari ini berbeda dibandingkan dengan kemarin secara fundamental".

Baca Juga: Rusia: Tarif Baru AS Ancam Sistem Perdagangan Global

"Tindakan pemerintah AS kemarin, meskipun tidak secara khusus menargetkan Kanada, akan merusak perekonomian global dan berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi global," katanya.

"Hubungan lama kami yang terus berkembang secara bertahap dengan (AS) telah berakhir. Periode 80 tahun ketika AS memegang peran sebagai pemimpin ekonomi global telah berakhir," kata Carney.

Baca Juga: Dampak Tarif Trump untuk Indonesia, Pengamat: BI Harus Segera Operasi Moneter dan Sesuaikan Suku Bunga Acuan

Carney juga mengatakan bahwa pemerintahnya telah mengunjungi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk berargumen bahwa tarif-tarif itu melanggar hukum perdagangan internasional.

Kanada terhindar dari tarif dasar 10 persen, tetapi tarif 25 persen AS untuk impor mobil mulai berlaku pada hari Kamis.

(Zie/)

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru