Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bikin Sesak! Kabut Asap Kepung Seluruh Wilayah Palembang, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Palembang dikepung kabut asap karhutla pekat, PM2.5 sentuh angka 370 kategori berbahaya bagi kesehatan warga

Pagi ini, Kota Palembang kembali dikepung kabut asap tebal dan merata di seluruh wilayah pada, Kamis (1/10/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Pagi ini, Kota Palembang kembali dikepung kabut asap tebal dan merata di seluruh wilayah pada, Kamis (1/10/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, -ย Pagi ini, Kota Palembang kembali dikepung tebal dan merata di seluruh wilayah pada, Kamis (1/10/2026).

Hingga pukul 08.05 WIB, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) parameter melonjak hingga menyentuh angka 370 ug/m3 kategori berbahaya.

Kondisi udara yang pekat akibat dampak kebakaran hutan dan lahan () ini memicu keluhan luas dari masyarakat, salah satunya dirasakan oleh Dewi, warga Kecamatan Sako.

Pagi ini, Kota Palembang kembali dikepung kabut asap tebal dan merata di seluruh wilayah pada, Kamis (1/10/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Pagi ini, Kota Palembang kembali dikepung kabut asap tebal dan merata di seluruh wilayah pada, Kamis (1/10/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)

โ€œKaget juga sih, tadi pas keluar asepnya tambah tebal. Ini kayaknya asep yang paling tebal sih di daerah sini,โ€ ujar Dewi kepada Nusantaraterkini.co.

Ia mengaku fenomena tersebut sudah sangat mengganggu aktivitas harian, terlebih dirinya harus melindungi anak balitanya dari ancaman gangguan kesehatan akibat .

โ€Udah ga tau lagi mau ngomong apa, jujur ini sudah sangat mengganggu aktifitas. Apalgi kan saya punya anak, umur nya di bawah 5 tahun, kasihan,โ€ keluhnya.

Masyarakat kini mendesak pemerintah untuk mempercepat penanganan di lapangan serta mengharapkan turunnya hujan deras guna menjernihkan kembali udara kota.

โ€Gimana ni pemerintah, makin banyak lahan yang terbakar kan kita lihat di Medsos, dan sekerang asep makin tebal kayak sekarang. Sekarang banyakin doโ€™a juga, biar dikasih hujan lagi yang deras,โ€ pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait