Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Anggaran IKN Diblokir, Begini Penjelasan Jubir Istana

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi. (Foto: RMOL.id)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi membenarkan terkait pemblokiran anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Hasan menjelaskan bahwa pemblokiran anggaran di salah satu kementerian terkait dengan pembangunan IKN tidak akan menghalangi komitmen pemerintah melanjutkan pembangunan ibu kota baru tersebut.

"Kalau diblokir itu kan bukan berarti anggarannya gak ada kan? Anggarannya belum dibuka. Jadi anggarannya ada di OIKN, ada di kementerian," kata Hasan kepada awak media, di Kantor PCO, Jumat (7/1/2025) mengutip RMOL.id. 

Baca Juga: Prabowo Cabut Izin Pemanfaatan Hutan 18 Perusahaan

Hasan kembali menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meneruskan pembangunan IKN selama lima tahun ke depan, mengingat anggaran juga sudah disiapkan. 

"Anggaran Rp48 triliun komitmen selama 5 tahun ke depan," ujarnya sambil memaparkan target pembangunan IKN di antaranya kawasan inti pusat pemerintahan, gedung yudikatif, dan gedung legislatif.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo pada Kamis, 6 Februari 2025, mengungkapkan pihaknya masih belum merealisasikan atau membelanjakan anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tahun 2025.

Tindakannya itu menyusul adanya efisiensi anggaran Kementerian PU yang mencapai Rp81,38 triliun, dan hanya menyisakan anggaran pada tahun ini sebesar Rp29,57 triliun saja.

“Realisasi anggaran IKN kayaknya belum ada semua. Kan tadi saya bilang, anggaran kita diblokir semua, (jadi belum bisa) tanya progres,” kata Menteri Dody saat ditemui usai Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat (Raker/RDP) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. 

Baca Juga: Pembongkaran Pagar Laut Isyaratkan Kemarahan Prabowo karena Kekayaan Negara Dicaplok

(*/fer/nusantaraterkini.co)