Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Akibat Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung Sebabkan 493 Rumah Rusak

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Dampak angin puting beliung di Kabupaten Bandung. (Foto: istimewa)

Akibat Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung Sebabkan 493 Rumah Rusak

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Angin puting beliung yang menerjang Kabupaten Bandung pada Rabu (21/2/2024), pukul 17.15 WIB lalu menyebabkan ratusan rumah di Sumedang dan Bandung rusak.

Baca Juga : Terbang Diterjang Puting Beliung, Puing Sayap Pesawat Hantam Rumah Warga di Bogor

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Kamis (22/2/2024), pukul 10.00 WIB, kerusakan rumah warga yang terjadi di Kabupaten Bandung mencapai sebanyak 493 unit pada tingkat kerusakan ringan hingga berat.

Baca Juga : Kapolres dan Forkopimda Simalungun Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung

Jumlah itu terdiri dari rusak ringan sebanyak 223 unit, rusak sedang 119 dan rusak berat 151. Selain rumah, tercatat 18 bangunan pabrik dan toko terdampak angin kencang pada Rabu kemarin. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, sedangkan untuk dampak korban jiwa, BPBD Kabupaten Bandung mencatat adanya 422 KK atau 1.359 jiwa terdampak. Korban luka-luka mencapai 21 jiwa.

Baca Juga : Proliga Wanita 2026: Gresik Phonska Plus Bungkam Tuan Rumah BJB Tandamata dalam Tiga Set Langsung

"Namun tidak ada korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut," jelasnya.

Baca Juga : Proliga Wanita 2026: Jakarta Livin Mandiri Tumbangkan Jakarta Popsivo Polwan

Sementara kerusakan di Kabupaten Sumedang sebanyak 10 unit dengan tingkat kerusakan sedang. Di sisi lain, bangunan pabrik juga terdampak sebanyak 13 unit.

"Warga terdampak di kabupaten ini sebanyak 412 KK, korban luka-luka 12 jiwa dan mengungsi 21 KK atau 74 jiwa," jelasnya.  

Baca Juga : GAMKI Sumut Desak PKP dan PU Percepat Pembangunan Hunian Layak Korban Banjir Sumatera

Muhari menyebutkan, Batalyon 330 dan Kementerian Sosial saat ini telah mendirikan tenda untuk warga yang mengungsi sementara, yaitu mereka yang berasal dari Kampung Situbuntu, Desa Mangun Arga, Kecamatan Cimanggung. Warga juga mengevakuasi ke musola setempat. 

Baca Juga : Ratusan Rumah Rusak Akibat Akibat Gempa Magnitudo 5,7 di Poso

BPBD Kabupaten Sumedang dan Bandung juga masih melakukan upaya pembersihan puing bangunan dan pohon tumbang dibantu personel Basarnas, TNI, Polri, aparat desa dan kecamatan serta warga. 

"Selain pembersihan di lokasi terdampak, para personel juga melakukan pendataan serta asesmen kebutuhan terhadap situasi terkini pascabencana," tandasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)