Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

9 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke 2 Desa di Lebanon

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Para wanita saling menyapa ketika para pengungsi kembali ke rumah mereka di selatan Lebanon setelah gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah diberlakukan, Rabu (27/11/2024). Foto: Anwar Amro/AFP

nusantaraterkini.co, LEBANON - Sedikitnya sembilan orang dikabarkan tewas dalam serangan Israel ke dua desa di Lebanon, Senin (2/12/2024). 

"Serangan musuh Israel di desa Haris menewaskan lima orang dan melukai dua orang, dalam jumlah korban awal," kata Kementerian Kesehatan Lebanon dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

Dalam keterangan yang sama, serangan serupa juga dilakukan Israel di wilayah Tallousa. Serangan ini juga berbuah korban jiwa.

Baca Juga : Audit Layanan RSUD Pirngadi: Kemenkes Guyur Bantuan Alat Medis Saat Manajemen Dituntut Berbenah

"Menewaskan empat orang dan melukai satu orang," kata pihak kementerian.

Serangan ini dilakukan di saat kedua pihak, Israel dan Hizbullah Lebanon, sepakat untuk melakukan gencatan senjata.

Serangan ini bukanlah yang pertama dilakukan sejak gencatan senjata diberlakukan.

Baca Juga : Banjir Lumpuhkan 87 Rumah Sakit, Menkes Pastikan Seluruh Layanan Pulih 100 Persen

Pada 24 jam setelah gencatan senjata, sebuah tank Israel menembak dua desa di kota Markaba yang berada di selatan Lebanon, Kamis (28/11/2024).

Keterangan itu disampaikan otoritas keamanan Lebanon kepada kantor berita Reuters, beberapa saat setelah kejadian. Artinya, serangan itu menunjukkan Israel telah melanggar kesepakatan.

Sumber keamanan itu mengatakan dua orang terluka karena serangan Israel. Saat bersamaan kantor berita Lebanon menyebut kedua korban luka dirawat di rumah sakit.

Setelah itu, rentetan saling serang dilakukan antara Hizbullah dengan Militer Israel.

(Dra/nusantaraterkini.co)