Kelompok ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan
ISIS mengklaim serangan bom bunuh diri di masjid Syiah pinggiran Islamabad, menewaskan 31 orang dan melukai ratusan lainnya.
Nusantaraterkini.co, ISLAMABAD-Ibu kota Pakistan kembali didera teror berdarah setelah kelompok militan Islamic State (ISIS) secara resmi mengeklaim tanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menghantam sebuah masjid Syiah di pinggiran Islamabad. Tragedi yang pecah pada Sabtu (7/2/2026) tersebut menewaskan sedikitnya 31 orang dan mencederai 169 lainnya, menjadikannya salah satu serangan paling mematikan di pusat kota sejak pengeboman Hotel Marriott tahun 2008.
Melalui kantor berita Amaq pada Minggu (8/2/2026), afiliasi regional ISIS (Islamic State in Pakistan) merilis kronologi brutal di balik aksi pengecut tersebut. Pihak kelompok teroris mengungkapkan bahwa pelaku sengaja menargetkan garda keamanan terlebih dahulu guna memastikan ledakan terjadi di titik jantung masjid.
"Pelaku melepaskan tembakan ke arah petugas keamanan yang mencoba menghentikannya di gerbang utama dan meledakkan rompi peledaknya setelah mencapai gerbang dalam masjid," tulis pernyataan resmi kelompok tersebut, seperti dilansir RMOL.
Merespons serangan ini, aparat keamanan Pakistan bergerak cepat melakukan serangkaian penggerebekan di Islamabad hingga wilayah barat laut. Pihak berwenang mengonfirmasi telah menangkap sosok yang diduga kuat sebagai dalang utama serangan. Namun, keberhasilan operasi ini harus dibayar mahal dengan gugurnya seorang petugas kepolisian dalam baku tembak selama penggerebekan berlangsung.
Suasana duka yang mendalam menyelimuti prosesi pemakaman para korban yang dihadiri lebih dari 2.000 pelayat di bawah penjagaan militer yang sangat ketat. Pemerintah Pakistan kini menghadapi ujian berat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah meningkatnya kembali aktivitas militan lintas wilayah.
Tragedi ini bukan hanya menyisakan duka bagi komunitas Syiah, tetapi juga memicu gelombang kecaman internasional terhadap eskalasi kekerasan yang mengancam kerukunan umat beragama di Pakistan.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMATERA TERKINIPemkab Pasbar Dukung Penguatan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Ophir
Herman Saleh Harahap·51 menit yang lalu -
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANPertukaran Pelajar, Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
-
KRIMINALBawa 44 Bungkus Sabu dari Aceh, Dua Pria Ditangkap di Besitang
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NASIONALTinjau API Banyuwangi, Wamenaker Minta Peserta MagangHub Asah Kompetensi
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan