Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

499 Warga Masih Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru

499 warga Lumajang masih mengungsi akibat erupsi Semeru. Ratusan rumah, fasilitas umum, ternak, dan lahan pertanian juga mengalami kerusakan.

Seorang pria mengamati muntahan material vulkanik saat terjadi letusan Gunung Semeru seperti yang terlihat dari desa Sumbermujur di Lumajang, provinsi Jawa Timur, Rabu (19/11/2025). (Foto: Agus Harianto/AFP)
Seorang pria mengamati muntahan material vulkanik saat terjadi letusan Gunung Semeru seperti yang terlihat dari desa Sumbermujur di Lumajang, provinsi Jawa Timur, Rabu (19/11/2025). (Foto: Agus Harianto/AFP)
A A

nusantaraterkini.co, JAWA TIMUR – Sebanyak 499 warga di Kecamatan , Kabupaten , masih bertahan di sejumlah titik pengungsian setelah , Jumat (21/11/2025). Erupsi yang memuntahkan awan panas hingga 8,5 kilometer dari puncak itu memaksa warga meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik , Satriyo Nurseno, menyampaikan bahwa jumlah pengungsi masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan.

“Total pengungsi kurang lebih 499 jiwa (data sementara),” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Sebaran Lokasi Pengungsian di Kecamatan

SMPN 2 Pronojiwo

Total: ±239 jiwa

Dewasa: 180

Anak-anak: 12

Lansia: 8

Balita: 30

Disabilitas: 1

SDN 04 Supiturang

Total: ±91 jiwa

Dewasa: 64

Anak-anak: 7

Lansia: 13

Balita: 5

Disabilitas: 2

Masjid Supiturang

Total: ±169 jiwa

Dewasa: 122

Anak-anak: 39

Lansia: 7

Balita: 1

Sementara itu, beberapa titik pengungsian lainnya seperti Balai Desa Oro-Oro Ombo, Masjid Ar-Rahmah, Masjid Nurul Jadid, dan SDN 02 Sumberurip dilaporkan sudah kosong karena warga kembali ke rumah masing-masing atau dipindahkan ke lokasi lain.

Kecamatan Candipuro

Seluruh titik pengungsian—Balai Desa Penanggal, Kantor Kecamatan Candipuro, dan rumah Kepala Desa Sumbermujur—juga sudah tidak lagi dihuni pengungsi.

Kerusakan dan Dampak Lain

Selain memaksa ratusan warga mengungsi, erupsi Semeru juga menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas dan lahan pertanian:

Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo

Rumah rusak berat: 21 unit

SDN Supiturang 02 rusak berat: 1 unit

Musholla rusak berat: 1 unit

Hewan ternak terdampak: 4 sapi & 120 kambing

Lahan pertanian terdampak: 28 hektare

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait