Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

TNI Bergerak Cepat Tangani Dampak Erupsi Gunung Semeru

TNI bergerak cepat tangani dampak erupsi Semeru, asesmen risiko, bantu pengungsi, dan dirikan pos siaga di kawasan Pronojiwo.

Prajurit TNI melakukan penelusuran dan evakuasi terhadap kemungkinan adanya barang yang bisa diselamatkan, sebagai bagian aksi kemanusiaan, Sabtu (22/11/2025).(foto:istimewa)
Prajurit TNI melakukan penelusuran dan evakuasi terhadap kemungkinan adanya barang yang bisa diselamatkan, sebagai bagian aksi kemanusiaan, Sabtu (22/11/2025).(foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,-Prajurit bergerak cepat merespons situasi pasca erupsi , Tim Aju Setiap Saat Siap Bergerak (S3B) Divisi Infanteri (Divif) 2/Kostrad bersama -14/ melaksanakan peninjauan lapangan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, guna melakukan asesmen menyeluruh terkait tingkat risiko serta aktivitas yang dinyatakan aman maupun berbahaya bagi warga, Sabtu (22/11/2025).

Personel bersama Babinsa Koramil 0821-14/Pronojiwo bergerak sejak pagi hingga malam menembus kondisi alam yang tidak menentu. Cuaca mendung, wilayah yang masih rawan, serta potensi banjir tidak menyurutkan upaya mereka untuk menjangkau area-area yang membutuhkan penanganan cepat.

Baca Juga : 499 Warga Masih Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru


"Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan,  sebanyak 477 jiwa masih bertahan di dua titik pengungsian di Kecamatan . Sementara aktivitas masyarakat di wilayah Candipuro telah kembali normal," ujar Kabidpenum Puspen Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, Minggu (23/11/2025).

Dari sisi kerusakan materiil, lanjutnya, tercatat 22 rumah warga, satu bangunan sekolah, dan satu gardu PLN mengalami kerusakan berat, disertai dampak signifikan pada lahan pertanian serta hewan ternak.

"Secara umum kondisi masyarakat terbilang kondusif, namun ancaman banjir masih cukup tinggi seiring intensitas hujan yang terus meningkat di kawasan tersebut," sebutnya.

Untuk memperkuat respons di lapangan, Prajurit mendirikan tenda peleton, dapur lapangan, serta memperkuat penyekatan di zona terdampak. Evakuasi barang berharga dan warga dilakukan secara terkoordinasi, didukung penuh oleh personel -14/Pronojiwo yang sejak awal turut melakukan penyisiran dan pengamanan wilayah.

Baca Juga : 178 Pendaki Semeru Terjebak di Ranu Kumbolo, Begini Kondisinya 

Pos Komando didirikan di depan Balai Desa Supiturang, serta pos siaga ditempatkan di Dusun Gemuk Mas dan Dusun Sumbersari guna memastikan tindakan cepat dapat dilakukan setiap saat.

"Satuan TNI di lapangan akan terus memperkuat sinergi dan kesiapan operasi kemanusiaan hingga situasi dinyatakan aman sepenuhnya, sebagai bentuk komitmen TNI membantu pemerintah daerah dalam melindungi rakyat dari ancaman ," pungkas Agung.

(*/Nusantaraterkini.co

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru