13 Ribu Hektare Lahan di Israel Hangus Terbakar, Cek Faktanya
Kebakaran hutan melanda Israel selama sepekan terakhir. Sejumlah fakta terungkap hingga sebagian besar api mulai padam pada Jumat (2/5/2025).
nusantaraterkini.co, MEDAN - Kebakaran hutan melanda Israel selama sepekan terakhir. Sejumlah fakta terungkap hingga sebagian besar api mulai padam pada Jumat (2/5/2025). Dari data, diketahui ada total 13 ribu hektare lahan hangus terbakar.
Berikut fakta-fakta kebakaran hutan di Israel yang dikutip melalui kumparan pada Sabtu (3/5/2025):
Warga Dievakuasi, Jalan Tol Sempat Ditutup
Jalan tol utama Yerusalem-Tel Aviv sempat ditutup dan mengevakuasi penduduk di sepanjang rute tersebut karena kebakaran hutan kembali membakar wilayah itu sejak pekan lalu.
Dikutip dari AFP, masyarakat yang berlokasi sekitar 30 kilometer di barat Yerusalem dievakuasi. Media Israel menampilkan gambar tim pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan api.
Tingginya temperatur dan angin yang kuat membuat api dengan cepat menyebar di wilayah itu. Polisi dalam pernyataannya mengatakan setidaknya 5 kelompok masyarakat dievakuasi dari sana.
Situasi Darurat Nasional
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan situasi kebakaran hutan yang terjadi di dekat Yerusalem sebagai darurat nasional pada Kamis (1/5).
"Angin barat dapat dengan mudah mendorong api ke pinggiran (Yerusalem) dan bahkan ke dalam kota itu sendiri," kata Netanyahu dikutip dari AFP, Kamis (1/5/2025).
Minta Bantuan Negara Lain
Israel juga sempat meminta bantuan kepada negara-negara lain untuk mengatasi kebakaran hutan hebat itu.
Sejumlah negara merespons memberikan bantuan seperti tiga pesawat pemadam kebakaran Canadair Super Scooper dari Italia, dua pesawat pemadam, dan bantuan logistik untuk pemadaman api dari Rumania.
Sementara Spanyol mengirimkan dua pesawat pemadam dan satu pesawat pemadam dari Prancis.
Sebagian Besar Api Sudah Padam
Kebakaran hutan yang terjadi dekat Yerusalem sebagian besar telah ditangani pada Kamis (1/5). Meski demikian, tim pemadam kebakaran masih berusaha menangani titik api yang tersisa.
"Kebakaran sudah terkendali," kata pejabat senior, Shlomi Harush, dikutip dari AFP, Jumat (2/5/2025).
"Hanya ada sejumlah titik api yang tersisa. Seluruh tim dikerahkan ke seluruh wilayah yang terdampak," katanya lagi. Ia memperingatkan angin kencang dapat kembali memicu api.
Di Latrun, sekitar 25 kilometer dari Yerusalem, asap terus mengepul dekat sebuah biara dan pemadam kebakaran menyiram air ke api yang membara. Penduduk juga membantu memadamkan api.
"Kami menggunakan selang air yang terhubung ke rumah-rumah dan keran kota yang dipasang di sepanjang jalan," kata penduduk desa Abu Ghosh, Ahmad Ibrahim.
"Kami bertindak atas kepedulian terhadap masyarakat, mencoba menghentikan api menyebar dan membahayakan warga atau rumah mereka," katanya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·4 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSPPMSU Siapkan Aksi ke Kafe Satuan.co Binjai, Oza Hasibuan Sebut Acara Halloween Tak Miliki Izin
hendra·6 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·8 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·8 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·8 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan