Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

10 Rumah Karyawan PT ADEI di Tebing Tinggi Hangus Terbakar, Diduga Api Berasal dari Luar Kompleks

10 rumah karyawan PT ADEI di Tebing Tinggi terbakar. Api diduga berasal dari luar kompleks, kerugian capai ratusan juta rupiah.

10 Rumah Karyawan PT ADEI di Tebing Tinggi Hangus Terbakar, Diduga Api Berasal dari Luar Kompleks. (Foto: istimewa)
10 Rumah Karyawan PT ADEI di Tebing Tinggi Hangus Terbakar, Diduga Api Berasal dari Luar Kompleks. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, TEBING TINGGI – Kebakaran hebat melanda kompleks perumahan karyawan di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Kamis (24/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Sedikitnya 10 unit rumah semi permanen dilaporkan ludes dilalap api.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh pihak perusahaan kepada Dinas Pemadam Kebakaran setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengerahkan empat unit mobil pemadam ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain. Dalam waktu singkat, seluruh rumah yang berada di lokasi tersebut rata dengan tanah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tebing Tinggi, Muhammad Ridwansyah, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup intens hingga api akhirnya berhasil dikendalikan.

“Benar, ada sekitar 10 rumah karyawan yang terbakar. Kami menurunkan empat unit armada untuk memadamkan api. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” ujarnya, Jumat (25/4/2026).

Sementara itu, pengawas perumahan karyawan PT ADEI, Ationg, mengungkapkan bahwa kompleks tersebut sudah tidak lagi dihuni selama kurang lebih lima tahun. Bahkan, aliran listrik di kawasan tersebut juga telah lama terputus.

“Sudah lama kosong dan tidak ada aktivitas. Listrik juga tidak ada. Dugaan sementara, api berasal dari luar area kompleks,” jelasnya.

Akibat kejadian ini, pihak perusahaan diperkirakan mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Saat ini, aparat kepolisian dari Polres Tebing Tinggi bersama Polsek Padang Hilir masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait