Warga Terdampak Bencana di Tapteng Menyambung Hidup dari Mengais Batu di Pinggir Sungai
Warga terdampak bencana di Tapteng mengais batu di pinggir sungai demi memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak.
Nusantaraterkini.co, TAPANULI TENGAH - Pascabencana alam di Kelurahan Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah banyak warga yang kehilangan pekerjaan. Mereka terpaksa menyambung hidup dari mengais batu di pinggir Sungai.
Seperti halnya Yanti, dan beberapa warga lainnga yang terlihat mencari nafkah dengan mengais mencari batu di pinggir sungai, Jumat (14/8/2026).
"Dalam satu hari bisa satu sampai dua kubik. Kalau ditotal dapatnya sekitar Rp450 ribu sekali berankat. Sekali berangkat itu bisa tiga sampai empat hari. Penghasilan ini untuk biaya anak sekolah," ungkap Yanti.
Yanti berharap ada perhatian pemerintah, sehingga mereka bisa bekerja dan menjalani hidup seperti sebelum terjadi bencana.
"Berharap pemerintah menepati janji, membangun huntap, memberikan jaduk dan menyalurkan bantuan. Supaya ada bantuan untuk anak-anak sekolah," sebutnya.
Selain beban ekonomi, kecemasan akan bencana susulan masih membayangi warga. Setiap kali perubahan cuaca ekstrem terjadi, kekhawatiran akan meluapnya air sungai maupun ancaman longsor dari area perbukitan membuat warga harus ekstra waspada.
"Saat datang cuaca buruk kami masih takut, masih ada was - was kami, jadi kalau sudah turun hujan pasti kami keluar melihat situasi gimana apakah air naik atau tidak, baru lihat gunung lagi takut juga, tapi kami bersyukur keluarga selamat semuanya, tidak ada yang hilang keluarga kami," pungkasnya.
(Ron/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·18 menit yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
32 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·34 menit yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBarang Bukti 72 Perkara Dimusnahkan Kejari Binjai, Sabu hingga Ganja Ikut Dibakar
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKeluarga Korban Kekerasan TNI Tuntut Revisi UU Peradilan Militer
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDinilai Lalai Loloskan Senjata Api, Keluarga Pratu Feriscal Bakal Polisikan Cafe Panhead
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINAL1.550 Ekor Trenggiling Dibunuh untuk Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Sumut
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan