Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wamenparekraf: Esports Bagian Penting dalam Industri Game Indonesia

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pertandingan Esport PON XXI Sumut-Aceh. (Foto: dok Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo mengatakan olaharaga elektronik (Esports) merupakan bagian penting dalam industri game di Indonesia.

Esports bisa menjadi bagian peningkatan minat bakat, prestasi serta mendiring kebangkitan ekonomi.

Baca Juga : Victory, Sumut Amankan Medali Emas di Cabor E-Sports MLBB

Hal itu dikatakan Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo, pada penutupan cabang olaharaga (cabor) esport pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, di Medan International Convention Center (MICC) Jalan Ringroad/Gagak Hitam Medan, Kamis (19/9/2024).

Baca Juga : Seru, Suporter Merasa Terhibur Saksikan Pertandingan PUBG di MICC

"Saya mengapresiasi pelaksanaan cabor esports pertama pada kejuaraan PON XXI, kepada seluruh penyelenggara pihak esports Indonesia serta atlet yang berpartisipasi. Kalian semua bagian dari kemajuan industri esports Indonesia," kata Angela.

Ia mengatakan industri game salah satu di sektor ekonomi kreatif yang mengalami pertumbuhan dengan pesat di Indonesia. Sebab, hal ini sesuai dengan demografi gamers yang ada di Indonesia. 

Baca Juga : Wamenparekraf Ungkap Daya Tarik Pariwisata, Investasi 2023 Capai Rp 45 Triliun

"Jumlah gamers di Indonesia secara total tahun 2022 sudah mencapai 174 juta lebih gamers, artinya 43 persen dari total gamers di seluruh Asia Tenggara, ditambah dengan penetrasi internet dan smartphone, terus mendukung industri game kita," ujarnya

Baca Juga : PON XXI Dongkrak Ekonomi Sumut, Daya Beli Tetap jadi Tantangan

Secara eksibisi, esports bisa menjadi peningkatan minat karena tentunya semakin banyak orang yang bermain game, bisa menjadi ajang promosi. Di sisi kompetisi esports bisa menjadi saluran minat bakat dan prestasi generasi muda Indonsia. 

"Kalau dari sisi ekonomi esports akan mendorong juga penciptaan IP game baru dari lokal dan bisa mendunia seperti game lokapala," ungkapnya.

Baca Juga : Pameran Foto Mengungkap Cerita dari Lintasan ke Lensa, Nella Pecahkan Rekor di PON XXI

Oleh karena itu, lanjutnya, untuk mendukung hal ini pemerintah telah mengesahkan Perpers No 19 Tahun 2024 tentang percepatan perkembangan industri game nasional. Gunanya adalah bisa memperkuat ekosistem di nasional melingkupi antara lain pengembangan sumber daya manusia (SDM), akses pembiayaan, akses pasar global, peningkatan promosi sampai kepada penyediaan infrastruktur teknologi yang kompetitif. 

"Dasar hukum sudah ada. Ke depannnya perlu kolaborasi yang lebih erat lagi dengan seluruh stakeholder yang ada khususnya esports. Tentunya dengan pemerintah pusat, daerah dan PB ESI dan seluru atlet yang ada. Kita harus bersama-sama bagaimana caranya mengembangkan industri ini sebagai kebanggana Indonesia," ucapnya.

Pada penutupan turut dihadiri Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni, Ketua Harian PB PON Sumut, Baharuddin Siagian, PB ESI, Koni Sumut dan lainnya. Sebelumnya, pengalungan medali dilakukan Agus Fatoni kepada para juara esports lokapala yakni DKI Jakarta (Emas), Jawa Tengah (Perak) dan Jawa Barat (Perunggu).

(Akb/Nusantaraterkini.co)