Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wali Kota Rico Waas: Toleransi dan Persatuan Modal Utama Medan Maju Pasca-Bencana

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wali Kota Medan Rico Waas menghadiri perayaan Natall Oikumene Kota Medan, di Adora Convention, Rabu malam (10/12/2025).(foto:Diskominfo Medan)

Nusantaraterkini.co, MEDAN-Seribuan umat Kristiani membanjiri Adora Convention pada Rabu malam (10/12/2025) untuk merayakan Natal Oikumene Kota Medan tahun 2025 yang berlangsung khidmat dan meriah. Acara yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan ini menjadi panggung utama bagi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk menyampaikan pesan persatuan yang kuat di tengah upaya pemulihan kota.

Wali Kota Rico Waas, didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga. Ia berharap cahaya damai Natal dapat memperkuat moral dan menjaga semangat persaudaraan antar seluruh lapisan masyarakat Kota Medan.

Baca Juga : Merayakan Natal 2025 di Tengah Duka Bencana, Jajaran Diskominfo Sumut Panjatkan Doa untuk Korban Banjir dan Longsor

Dalam sambutannya, Wali Kota menyinggung dinamika dan tantangan berat yang baru saja dihadapi Kota Medan, termasuk bencana banjir yang dipicu oleh curah hujan ekstrem. Ia menekankan bahwa musibah tersebut justru menjadi ujian nyata bagi solidaritas warga. 

"Namun berkat sinergi pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat, penanganan cepat dan pemulihan lingkungan dapat dilakukan," kata Rico Waas, memuji kesigapan seluruh pihak.

Ia menambahkan bahwa semangat pengharapan dan ketekunan yang termuat dalam nilai-nilai Natal adalah inspirasi bagi pemerintah untuk mempercepat pembangunan pasca-bencana. Pemerintah kini fokus pada penguatan infrastruktur, peningkatan kebersihan, dan pelayanan publik, yang seluruhnya dijalankan dengan semangat kecerdasan, empati, dan persatuan.

Lebih lanjut, Rico Waas menegaskan bahwa Natal Oikumene ini harus menjadi momentum penting untuk menengaskan bahwa Medan kuat justru karena keberagamannya. Ia secara eksplisit menolak pandangan bahwa perbedaan identitas menjadi penghalang.

“Perbedaan gereja, suku, dan budaya bukanlah pembatas, tetapi kekayaan yang membentuk Medan sebagai kota yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. Inilah semangat yang harus kita jaga dan wariskan,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh jemaat dan warga kota untuk terus menumbuhkan toleransi dan menjaga harmoni sosial, yang ia sebut sebagai modal fundamental dalam menghadapi tantangan di masa depan. 

Ia yakin, dengan sinergi dan kesadaran kolektif. "Kota Medan akan terus melaju menjadi kota yang lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih manusiawi,” lanjutnya.

Baca Juga : Pemko Medan Buka Bazar Kebutuhan Pokok Jelang Akhir Tahun, Wali Kota Rico Waas Desak Ketersediaan Stok Komoditas

Acara yang turut dihadiri sejumlah pejabat penting seperti Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Anggota DPRD Jusuf Ginting, serta tokoh masyarakat RE Nainggolan, semakin meriah dengan penampilan musik dari grup Marsda Star yang membuat ribuan jemaat bernyanyi bersama. 

Puncak kemeriahan terjadi ketika Wali Kota dan istri mencabut undian hadiah utama berupa sepeda motor dan kulkas, disusul dengan sesi tanya jawab ringan yang mengundang tawa dan tepuk tangan meriah dari jemaat yang beruntung.

(Akb/Nusantaraterkini.co)