Wali Kota Medan Pecat Kepling Terlibat Narkoba, Siapkan Tes Narkoba Massal
Wali Kota Medan Rico Waas memastikan dua Kepling terduga terlibat narkoba dipecat dan menyiapkan tes narkoba massal bagi ASN dan Kepling.
Nusantaraterkini.co, MEDAN-Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan pemecatan dua kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan yang terlibat narkoba. Sebagai antisipasi dan pembersihan, Pemko Medan juga sedang merencanakan tes urine massal untuk aparatur Pemko Medan.
"Dua Kepling tersebut pasti dipecat. Dari camat sudah bisa langsung pecat mereka," tegas Rico Waas, di Medan, Senin (7/9/2026).
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Rico Waas menyikapi tindakan dua oknum Kepling yang ditangkap pihak kepolisian karena diduga mengedarkan narkotika.
Keduanya masing-masing berinisial AR warga Jalan Cik Ditiro, Blok 11 D, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia. Pria berumur 37 tahun itu diciduk atas dugaan peredaran pil ekstasi, pada (15/8/2026). Dari AR, petugas menyita 600 butir pil ekstasi.
Selanjutnya berinisial FAP warga Jalan Brigjen Katamso atau Pantai Burung, Kecamatan Medan Maimun. Wanita berumur 41 tahun ini diringkus karena diduga mengedarkan pod getar dan pil ekstasi, Sabtu (29/8/2026) sore. Dari FAP polisi menyita barang bukti dua pod getar dan dua butir ekstasi.
"Saya sangat kecewa dan mengecam keras tindakan oknum Kepling yang terlibat peredaran narkotika. Hal seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Pengawasan akan kita tingkatkan ke depannya," ucap Rico Waas.
Rico Waas menegaskan, pihaknya akan rutin melakukan pengecekan atau tes narkoba kepada Kepling dan ASN, terutama di wilayah guna mengantisipasi hal serupa. Pengecekan akan dilakukan begitu calon mendaftarkan diri sebagai ASN maupun Kepling.
"Sekali lagi saya tekankan ini harus benar-benar kita diberantas dan benahi. Kita juga sepakat dengan usulan dari DPRD untuk dilakukan tes massal. Namun kapan waktunya tidak bisa kita sampaikan guna mencegah mereka melakukan persiapan," katanya.
Untuk waktu pelaksanaan, Rico Waas menyebutkan akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Hal ini agar pelaksanaannya matang dan tepat sasaran.
"Saya akan berkoordinasi dengan pihak terkait supaya pada saat dilakukan tes massal jangan sampai data-datanya (hasilnya) bisa menjadi kabur atau berubah," pungkasnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·6 menit yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·12 menit yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·14 menit yang lalu -
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·27 menit yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·40 menit yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·49 menit yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·56 menit yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
POLITIKVideo Call Saat Rapat, Formappi Minta MKD Panggil Moreno Soeprapto
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan