Nusantaraterkini.co, Labuhanbatu - Viral seorang wanita terekam tengah memeluk anaknya hingga memegangi kepala bocah perempuan.
Dalam video yang beredar di media sosial, pelukan hangat seorang ibu tersebut terhalang jeruji besi.
Di mana si ibu yang diketahu bernama Tina Rame ditetapkan tersangka dan harus menjalani proses hukum lantaran ia salah satu masyarakat yang menolak adanya pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) di kampungnya di Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Baca Juga : Irish Bella Prihatin Lihat Kondisi Ammar Zoni yang Sedang Dipenjara
Dari hasil penelusuran Nusantaraterkini.co, berdirinya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Pulo Padang Sawit Permai (PPSP) di terus menuai polemik di masyarakat.
Pro kontra atas kehadiran pabrik tersebut, juga mendapat tanggapan dari berbagai kalangan.
Di mana sebelumnya, ratusan masyarakat di Kelurahan Pulo Padang berupaya melakukan perlawanan, agar pengoperasian pabrik segera dihentikan.
Baca Juga : 80 Tahun KAI, Naik Kereta Api Kelas Eksekutif Medan-Rantau Prapat Hanya Rp80 Ribu
Mereka menolak kehadiran pabrik itu karena merasa resah akan dampak yang didapat warga atas berdirinya pabrik tersebut.
Akibat dari penolakan atas pengoperasian pabrik itu, salah satu masyarakat setempat bernama Tina Rambe yang merupakan seorang perempuan beranak satu, ditahan oleh pihak kepolisian karena melawan dan diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota personil dari Polres Labuhanbatu.
Prosesnya pun terus berlanjut hingga ke Pengadilan Negeri Rantauprapat.
Baca Juga : Manajemen KAI Sumut Pastikan Kondisi Jalur Kereta Medan - Rantau Prapat Prima
Tina Rambe didakwa dengan kasus melawan petugas saat penertiban kericuhan yang terjadi di PKS PPSP.
(mft/nusantaraterkini.co)
