Ungkap 'Misteri' Biosaka, Pemerintah dan Akademisi Gandeng Tangan Kaji Efek Elisitor
Pemerintah dan akademisi mengkaji Biosaka sebagai elisitor tanaman guna memperkuat dasar ilmiah dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA-Meskipun mekanisme kerjanya masih menjadi teka-teki ilmiah, keampuhan Biosaka dalam memicu respons fisiologis tanaman mulai diakui secara luas. Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mendorong penguatan dasar ilmiah agar inovasi ramah lingkungan ini bisa menjadi solusi paten bagi ketahanan pangan nasional.
Firman menyebutkan, penggunaan Biosaka di sejumlah daerah telah memberikan dampak nyata terhadap produktivitas tanaman. Namun, ia menegaskan bahwa pendekatan ilmiah tetap diperlukan agar inovasi tersebut dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan.
Baca Juga : Hanya Perlu KTP: Napas Lega Petani Sambut Kemudahan Pupuk di Awal Tahun
“Biosaka memang menunjukkan hasil yang menjanjikan, tetapi pemerintah harus memastikan dasar ilmiahnya kuat agar aman, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Firman, Sabtu (10/1/2026).
Hal senada disampaikan Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH) Kementerian Pertanian, Warjito. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan demplot percobaan menggunakan perlakuan bahan alami Biosaka.
“Hasil uji coba menunjukkan peningkatan produksi kedelai hingga 1,6 sampai 2,4 ton per hektare, dengan penggunaan pupuk NPK hanya 50 persen dari dosis anjuran ditambah Biosaka,” jelas Warjito.
Sementara itu, Guru Besar Purnabakti Institut Pertanian Bogor (IPB), Iswandi Anas, menilai Biosaka memiliki potensi besar sebagai elisitor, yakni bahan yang mampu memicu respons fisiologis dan ekologis tanaman. Meski demikian, ia menekankan pentingnya penelitian lanjutan untuk memahami mekanisme kerjanya secara ilmiah.
Menurut Iswandi, kajian mendalam diperlukan agar Biosaka tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai inovasi pertanian berbasis sains.
Adapun beberapa alasan pemerintah dan para ilmuwan masih melakukan penelitian lanjutan antara lain untuk mengungkap “misteri ilmiah” terkait komponen aktif Biosaka, memastikan keamanan dan efektivitasnya bagi tanaman dan lingkungan, serta melakukan standarisasi agar kualitas dan konsistensinya terjaga.
Baca Juga : Aturan Pupuk Bersubsidi Diubah, Kini Fokus pada Nasib Petani dan Pabrik Tua
Meski masih dalam tahap kajian, pemerintah mengakui potensi Biosaka dan telah melakukan sosialisasi serta pendampingan kepada petani di berbagai daerah. Langkah ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendorong pertanian yang lebih ramah lingkungan.
(Cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NASIONALKemnaker Minta Perusahaan Terapkan Higiene Industri
Herman Saleh Harahap·38 menit yang lalu -
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan