Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Unggul Jumlah Pemain, PSMS Justru Gagal Amankan Poin Penuh Atas Garudayaksa

Unggul Jumlah Pemain, PSMS Justru Gagal Amankan Poin Penuh Atas Garudayaksa

Penggawa PSMS Medan Kim Jeung Ho (nomor punggung 20) saat berebut bola dengan pemain Garudayaksa FC, dalam laga lanjutan Liga 2 2025/2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (11/4/2026). PSMS Medan kalah tipis atas Garudayaksa. (foto: istimewa)
Penggawa PSMS Medan Kim Jeung Ho (nomor punggung 20) saat berebut bola dengan pemain Garudayaksa FC, dalam laga lanjutan Liga 2 2025/2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (11/4/2026). PSMS Medan kalah tipis atas Garudayaksa. (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, BOGOR - Alih-alih memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, justru tampil buntu saat takluk 0-1 dari di , Cibinong, Sabtu (11/4/2026) sore.

Gol cepat Everton pada menit ke-7 seolah menjadi alarm dini bagi tim Ayam Kinantan. Namun bukannya bangkit dengan efektif, PSMS justru terjebak dalam dominasi tanpa hasil hingga peluit panjang dibunyikan.

Situasi sebenarnya sempat berpihak kepada PSMS. Menjelang akhir babak pertama, harus kehilangan satu pemain setelah Aditia Hermawan diganjar kartu merah. Bahkan, tekanan semakin berat bagi tuan rumah saat mereka harus bermain dengan sembilan pemain di sisa laga.

Namun, kondisi tersebut gagal dimaksimalkan. PSMS memang menguasai jalannya pertandingan, tapi penyelesaian akhir menjadi persoalan klasik yang kembali menghantui.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, mengakui timnya tampil dominan, tetapi tanpa efektivitas di lini depan.

“Kami kecewa karena banyak peluang tidak bisa dimanfaatkan. Padahal kami unggul jumlah pemain, tapi tidak maksimal,” ujarnya usai pertandingan.

Menurutnya, situasi berubah ketika lawan memilih bertahan total dengan garis pertahanan sangat dalam.

“Mereka main sangat defensif, lima pemain di belakang, dan hanya mengandalkan serangan balik. Kami kesulitan membongkar,” jelasnya.

Kekalahan ini semakin menegaskan konsistensi PSMS, terutama dalam memanfaatkan momentum. Dalam dua laga terakhir, mereka gagal mengonversi keunggulan situasi menjadi kemenangan.

Meski begitu, peluang belum sepenuhnya tertutup. PSMS masih menyisakan tiga pertandingan yang akan menjadi penentu nasib mereka di kompetisi.

“Kami harus bangkit. Tiga laga sisa harus disapu bersih,” tegas Eko.

Hal senada diungkapkan pemain PSMS, Jodi Kurniady. Ia menyebut tim sudah berusaha keras, namun hasil belum berpihak.

“Kami akan evaluasi dan berbenah untuk laga berikutnya,” katanya.

(Cw2/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait