Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Jam tangan merk Richard Mille RM 40-01 McLaren Speedtail berwarna hitam milik Ahmad Sahroni yang sempat dibawa pelaku remaja akhirnya dipulangkan oleh Sang Ibu.
Jam tangan mewah tersebut ditaksir seharga Rp 11 miliar.
Pengembalian jam tangan mewah ini terpantau pada postingan akun instagram @bedesau_nusantara, Senin (1/9/2025).
Pada keterangan postingan itu tertulis proses pengembalian Jam Ahmad Sahroni yang bernilai 11 M.
Jam tangan itu dikembalikan melalui keluarga Ahmad Sahroni Bapak Imammudin dan di dampingi Ketua RW dan RT.
Tampak pula ada tulisan pada video itu tertulis Jam Mewah Amhad Sahroni dikembalikan dan juga ada kalimat tertulis ini orang tuanya keren sih.
Bagaimana pun bukan hak nya.
Sontak postingan ini menuai pujian dari warganet.
Hingga kini juga belum ada konfirmasi resmi mengenai pengembalian jam tangan mewah tersebut.
Diberitakan barang-barang mewah milik Ahmad Sahroni yang dijarah sebagian sudah dikembalikan.
Kediaman politisi NasDem yang berada di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, itu dirusak dan barang-barangnya dijarah, pada Sabtu (30/8/2025).
Salah satu barang merah Ahma Sahroni dijarah ialah jam tangan merk Richard Mille RM 40-01 McLaren Speedtail, berwarna hitam.
Jam tangan limited edition itu dibawa oleh seorang pemuda.
Videonya sempat viral di media sosial sambil memperlihatkan jam Ahmad Sahroni.
Saat itu, kondisi rumah Ahmad Sahroni mencekam dan berantakan.
Awalnya, massa hanya mendatangi rumah Ahmad Sahroni, namun tiba-tiba hal tersebut berubah ketika ada lemparan ke rumah dan merusak pagar.
Baca Juga : Gawat, Rumah Ahmad Sahroni Dihancurkan Massa
Setelah pagar rusak, massa masuk ke kawasan rumah dan merusak mobil dan menjarah seisi rumah Ahmad Sahroni.
Mereka membuka pintu-pintu kamar, membongkar laci, serta mengacak-acak lemari demi mendapatkan barang-barang berharga.
Hampir tidak ada sudut rumah yang luput dari terjangan massa.
Barang-barang bernilai jual, mulai dari elektronik, perabotan mewah, hingga kursi dan drone raib dibawa massa.
(fer/nusantaraterkini.co)
