Polisi Selidiki Kasus Pembakaran 3 Ekskavator di Madina, Diduga untuk Aktivitas PETI
Polisi menyelidiki pembakaran tiga ekskavator yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI di Kotanopan, Madina, setelah ditolak warga.
Nusantaraterkini.co, MADINA – Polisi menyelidiki pembakaran tiga unit alat berat jenis ekskavator yang diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Jambur Tarutung, Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Tiga ekskavator yang berada di lokasi diduga dibakar warga setelah sebelumnya terjadi penolakan terhadap aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Dr Ferry Walintukan mengatakan, sekitar 150 masyarakat Jambur Tarutung berkumpul untuk menghentikan aktivitas tiga ekskavator yang disebut milik seseorang bernama Pawang.
Menurut Ferry, penolakan warga dipicu aktivitas alat berat yang diduga melakukan pengerukan material ke arah pertapakan Masjid Al Muhtadin.
Selain itu, aktivitas tersebut disebut bertentangan dengan kesepakatan antara pengelola ekskavator dan pengurus Masjid Al Muhtadin Jambur Tarutung. Dalam kesepakatan itu, aktivitas PETI tidak diperbolehkan dalam radius 40 meter dari pertapakan masjid.
“Jadi aksi penolakan terhadap aktivitas PETI menggunakan ekskavator sudah berulang terjadi. Alasannya si pemilik ekskavator melakukan kegiatan tersebut karena merasa lokasi tersebut merupakan hak miliknya,” kata Ferry, Selasa (6/10/2026).
Penolakan terhadap aktivitas tersebut sebelumnya juga telah disampaikan kepada masyarakat melalui pengumuman dari Masjid Al Muhtadin yang dilakukan pengurus masjid.
Namun, pada Minggu dini hari, warga kembali berkumpul untuk menghentikan kegiatan alat berat. Dalam aksi tersebut, tiga unit ekskavator akhirnya dibakar.
Ferry mengatakan, penanganan kasus pembakaran tiga alat berat tersebut telah dilakukan oleh Satreskrim Polres Mandailing Natal.
“Kasusnya ditangani di Polres Mandailing Natal, untuk dilakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut,” ujarnya.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap serta pihak-pihak yang terlibat dalam pembakaran tiga ekskavator tersebut.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALLupa Kunci Pagar, Laptop dan Sepatu Sekolah Milik Warga Deliserdang Raib Digondol Maling: Pelaku Terekam CCTV
hendra·2 menit yang lalu -
NEWSDPD Sentil Sistem Pajak Papua: Kontribusi Ekonomi Besar, Tapi Tak Tergambar di Data Penerimaan
hendra·13 menit yang lalu -
NEWSPolisi Selidiki Kasus Pembakaran 3 Ekskavator di Madina, Diduga untuk Aktivitas PETI
hendra·57 menit yang lalu -
NEWSPemkab Madina Tegaskan Pernyataan Wabup soal Ekskavator Dibakar Bukan Pembenaran Aksi Anarkis
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEORUU Ketenagakerjaan Disahkan, Menaker Yassierli Tegaskan Pengali Pesangon 0,5 Tak Berlaku Lagi
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
EKONOMIAmarulla Octavian: Indonesia Harus Rebut Nilai Ekonomi Maritim dari Ekspor Komoditas
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHerman Deru Umumkan Sayembara Berhadiah Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSKasus ‘Diskotek’ Rutan Depok Terbongkar, Petugas Diduga Selundupkan Sabu 3 Kali
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSPuan: RUU Perampasan Aset Masuk Pembahasan Tingkat I, Ditargetkan Rampung 16 Desember
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOIsu Panglima TNI Diganti Mencuat, Dasco: DPR Belum Terima Surpres
Fadli Tara·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan