nusantaraterkini.co, MEDAN - Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian korban minibus terjun ke Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Barat. Pencarian pada Sabtu (26/4/2025) merupakan hari ketiga.
Di hari ketiga ini, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan serpihan kendaraan dan sejumlah barang-barang pribadi yang diduga milik para korban.
Temuan ini menjadi perkembangan signifikan dalam upaya pencarian yang dilakukan secara intensif sejak hari kejadian.
Baca Juga : Pemain Angklung Keliling Terseret Arus Sungai Musi, Tim SAR Temukan Jasad Korban
Sebagai informasi, kecelakaan terjadi pada Rabu (23/4/2025) saat sebuah minibus yang ditumpangi tiga orang korban yang merupakan warga jambi melintas di kawasan Jalan Nasional Lae Kombih Pakpak Bharat, tepatnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Si Tellu Tali Urang Jahe hilang kendali dan terjun ke Sungai Lae Kombih.
Arus sungai yang deras dan medan yang curam menyulitkan proses evakuasi, sehingga operasi SAR membutuhkan upaya ekstra dengan melibatkan berbagai unsur.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Basarnas Medan) Hery Marantika, S.H., M. Si, menyampaikan bahwa serpihan kendaraan dan beberapa barang pribadi korban telah ditemukan di pantai Sikelang Subulussalam berjarak sekitar 8 km dari lokasi kejadian.
Baca Juga : BNPB Hentikan Pencarian Korban, BPBD Sumut Pastikan Personel SAR Tetap Siaga di Lokasi Bencana
"Hari ini, Tim SAR Gabungan menemukan serpihan mobil serta barang-barang pribadi, seperti tas, rokok, dan sendal yang diduga kuat milik korban. Temuan ini menjadi pentunjuk baru dan sangat penting dilokasi pencarian untuk melanjutkan operasi dengan lebih terfokus," ucapnya di lokasi pencarian pantai Sikelang Subulussalam berjarak sekitar 8 km dari lokasi kejadian.
Pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran disepanjang aliran sungai dengan cara pengarungan menggunakan perahu rafting milik Satgas SAR Subulussalam, penyisiran dengan menggunakan drone dan penyisiran dengan cara scouting darat disepanjang bibir tebing.
"Kami dari Basarnas Medan sebagai leading sector pencarian, terus memperluas area pencarian dengan membagi semua personel yang terlibat di beberapa titik strategis serta mengoptimalkan penggunaan peralatan SAR. Dukungan TNI, Polri, BPBD, Satgas SAR, Relawan dan masyarakat sekitar sangat membantu dalam mempercepat proses pencarian ini," jelasnya.
Baca Juga : Remaja Pemain Angklung Hilang Terseret Arus Sungai Musi di Empat Lawang
Sementara itu, Danru Tim Alpha Basarnas Medan, Ardika Emansah Putra mengatakan dengan kolaborasi pencarian ini bisa membuahkan hasil.
"Semoga dengan percepatan ini kami bisa mendapatkan hasil yang baik dan segera menemukan seluruh korban yang dicari," ucapnya.
Dari Informasi yang dihimpun hingga sore hari ini, tim SAR Gabungan belum menemukan korban dan akan dilanjutkan kembali esok pagi dengan harapan seluruh korban bisa ditemukan.
Baca Juga : Wisatawan Asal Bandung Tewas Terseret Ombak di Pantai Pangandaran
(Cw2/nusantaraterkini.co)
