Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Terekam CCTV, Kelompok Pemuda Diduga Geng Motor Terlibat Saling Serang di Hamparan Perak

Editor:  hendra
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangkapan Layar CCTV aksi tawuran yang diduga kelompok geng motor di Jalan Simpang Titi Baru, Desa Kelumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserang, Minggu (18/1/2025) dini hari. (Foto : Istimewa).

Nusantaraterkini.co, DELISERDANG - Viral di media sosial sejumlah pemuda diduga komplotan geng motor terlibat tawuran di Jalan Simpang Titi Baru, Desa Kelumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserang, Minggu (18/1/2025) dini hari.

Dalam rekaman CCTV berdurasi 50 detik yang beredar, terlihat sejumlah pemuda terlibat aksi saling serang dengan kelompok yang diduga geng motor lain dengan menggunakan batu dan senjata tajam jenis celurit.

Tidak hanya itu, dalam rekaman video CCTV terlihat para pelaku tawuran ini juga saling serang dengan menggunakan petasan jenis kembang api.

Baca Juga : TNI Masuk Kampus, Imparsial: Berbahaya Bagi Kehidupan Demokrasi dan Keluasan Sipil

Salah seorang tokoh masyarakat Hamparan Perak, Muhammad Adami saat ditemu awak media ini pun membenarkan adanya aksi tawuran yang dilakukan sekolompok pemuda yang diduga geng motor tersebut.

Dimana, Adami menyebut jika aksi tawuran atau pun begal yang dilakukan sekelompok orang pemuda ini, kerap terjadi di wilayah Hamparan Perak dalam beberapa tahun terakhir.

"Jadi di hamparan perak ini kerap terjadi aksi tawuran dan juga pembegalan yang dilakukan oleh sekelompok orang," kata Muhammad Adami, Senin (19/1/2025) siang.

Baca Juga : Anak di Jaktim Tewas Diduga Usai Diperkosa Ayah Kandungnya: Polisi Lakukan Penyelidikan

Tidak hanya itu, Adami pun juga turut mengungkapkan keresahan dirinya dan masyarakat sekitar dengan maraknya aksi tawuran geng motor dan aksi pembegalan yang kerap terjadi di wlayah tempat tinggalnya tersebut.

"Jadi dengan maraknya geng motor serta begal ini, banyak masyarakat yang ketakutan kalau harus keluar malam. Apalagi kita tau masyarakat sekitar sini banyak yang harus bekerja di malam hari, dan akibat mereka takut nyawanya hilang akhirnya terpaksa berhenti bekerja," ujarnya.

Untuk itu, Adami bersama warga sekitar lainnya ini pun berharap agar aparat kepolisian dapat segera mengamankan para pelaku tawuran dan begal yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut.

"Harapannya supaya aparat kepolisian cepat dalam menangani maraknya aksi tawuran dan begal yag dilakukan geng motor ini. Sehingga, masyarakat yang beraktifitas di malam hari pun dapat tenang tidak lagi di hantui rasa cemas bakal menjadi korban geng motor tersebut," harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo saat di konfirmasi mengenai video tawuran geng motor ini pun mengatakan jika pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

"Kita cek dulu ya," ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, Senin (19/1/2025) siang.

(Cw4/Nusantaraterkini.co).