Nusantaraterkini.co, PENNSYLVANIA - Terduga pelaku penembakan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat kampanye di Pennsylvania dilaporkan tewas ditembak oleh Secret Service atau anggota dinas rahasia.
Melansir CNNIndonesia, Minggu (14/7/2024), pejabat penegak hukum mengatakan insiden penembakan Trump kini sedang dalam penyelidikan sebagai upaya pembunuhan.
Baca Juga : Presiden Brasil Lula da Silva Tuduh Trump Berupaya Ciptakan PBB Baru dan jadi Pemilik Tunggal
Trump sendiri sedang menyampaikan pidato di hadapan kerumunan orang saat penembakan terjadi.
Baca Juga : Ancaman Krisis Energi dan Ekonomi, AS Pertimbangkan Blokade Total Minyak Kuba
"Jika Anda ingin sungguh ingin melihat sesuatu yang mereka katakan lihatlah apa yang terjadi," kata Trump. Lalu tetiba terdengar suara tembakan berkali-kali.
Trump seketika langsung bersembunyi di balik podium. Pendukung dia sontak berteriak dan panik.
Baca Juga : Edarkan Narkoba di Kampung Sendiri, Pria 34 Tahun Diciduk Polres Binjai
Pasukan keamanan yang berada di dekat Trump juga bergegas menyelamatkan calon presiden itu. Tembakan terus terdengar saat Trump bersembunyi.
Baca Juga : Gerebek Kampung Narkoba, Satres Narkoba Polrestabes Medan Ringkus 3 Orang Pelaku
Dia dan pasukan keamanan sempat berdiri untuk meninggalkan podium. Trump juga tampak terlihat mengepalkan tangan ke pendukungnya.
Trump terlihat mengalami luka di bagian telinga dan dilarikan ke fasilitas medis setempat.
"USA! USA!" teriak para pendukung Trump saat dibawa ke mobil.
Juru bicara Trump, Steven Cheung, mengatakan calon dari Partai Republik itu baik-baik saja dan menyampaikan terima kasih atas dukungan setia para pendukungnya.
(zie/Nusantaraterkini.co)
