Tank Canggih Leonard 2 Asupan Jerman, Bernasib Malang di Ukraina, Karena Faktor Ini
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ukraina mengalami masalah dalam alutsista kavaleri mereka, dalam hal ini tank canggih Leonard 2 yang dipasok Jerman. Di mana unitnya semakin menipis akibat perang dengan Rusia.
Baca Juga : Turki Siaga Tinggi usai Tembakan Israel Dekati Perbatasan
Kondisi ini juga diperburuk oleh minimnya suku cadang Leonard 2 yang dimiliki Jerman sebagai produsen. Ini diungkapkan oleh anggota Partai Hijau Jerman, Sebastian Schafer.
Baca Juga : Detik-detik, Tank Milik TNI Melintas ke IKN, Persiapan HUT RI
Menurutnya, dilansir dari detikinet pada Kamis (4/1/2024) sebagian besar suku cadang untuk perbaikan Leonard 2 milik Ukraina masih kurang. Ia dan partainya mendesak proses produksi senjata untuk mempercepat perbaikan dan memperbanyak pasokan suku cadang tank yang rusak.
Schafer juga mengunjungi bengkel perbaikan Leopard 2 di Lithuania bersama Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius pada akhir Desember lalu.
Baca Juga : Air Minum di Jerman Terkontaminasi Bahan Kimia Abadi Berbahaya
Ia melihat hal ini sebagai situasi yang mengharuskan Jerman bertindak karena kebutuhan yang mendesak. Schafer juga memandang bahwa Jerman harus memberi lebih banyak pelatihan pada mekanik Ukraina mengenai Leopard 2.
Baca Juga : Klub Baru Kevin Diks, Borussia Monchengladbach Rilis Jersey Spesial HUT ke-125
Alhasil, kelangkaan suku cadang Leopard 2 ini, Ukraina diperkirakan hanya dapat mengoperasikan sebagian kecil Leopard 2 yang dipasok oleh pihak barat.
Sebelumnya, Jerman telah menyetujui pengiriman 88 tank Leopard 1 dan 80 tank Leopard 2 oleh Eropa ke Ukraina. Leopard 1 sendiri merupakan tank era Perang Dingin yang sudah tidak digunakan Jerman sejak Tahun 2000, tipe ini merupakan pendahulu dari Leopard 2 yang merupakan tank modern paling canggih di armada tank Ukraina saat ini.
(Akb/nusantaraterkini.co)
