Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tangki Kimia Bocor di California: 40.000 Warga Dievakuasi, Ancaman Ledakan Meningkat

Kebocoran tangki metil metakrilat di California paksa 40.000 warga mengungsi. Otoritas waspadai risiko ledakan

Ilustrasi. (Foto: Gemini AI)
Ilustrasi. (Foto: Gemini AI)
A A

Nusantaraterkini.co, LOS ANGELES - Sekitar 40.000 penduduk di Selatan, Amerika Serikat, mendapatkan perintah menyusul bocornya sebuah tangki berisi bahan kimia industri yang tidak stabil di sebuah fasilitas manufaktur kedirgantaraan, Jumat (22/5/2026). 

Peristiwa ini memicu kekhawatiran akan ledakan besar atau tumpahan bahan beracun, demikian disampaikan otoritas setempat.

Pihak otoritas mengatakan, kebocoran tersebut dimulai pada Kamis (21/5/2026) siang waktu setempat di sebuah fasilitas di , sebuah kota di Orange County, di mana sebuah tangki penyimpanan yang terlalu panas yang berisi mulai mengeluarkan uap berbahaya.

merupakan bahan kimia mudah terbakar yang digunakan dalam produksi plastik akrilik.

Para pejabat mengatakan fasilitas yang dioperasikan oleh itu memiliki total tiga tangki penyimpanan, dan salah satunya mengalami kegagalan sistem pendingin.

Petugas kedaruratan awalnya meyakini telah menstabilkan situasi dalam semalam, tetapi kondisi yang memburuk pada Jumat mendorong pihak otoritas memperluas perintah , memaksa penutupan sekolah dan respons darurat di beberapa kota.

Penduduk di dan wilayah sekitarnya terdampak oleh perintah evakuasi tersebut setelah petugas kedaruratan memperingatkan bahwa tangki yang bermasalah dapat pecah dan menumpahkan ribuan galon bahan kimia atau meledak.

Tidak ada laporan korban luka atau korban jiwa dalam insiden ini.

"Tangki ini akan pecah, dan kita tidak tahu kapan," ujar Craig Covey, kepala Dinas Pemadam Kebakaran Orange County, dalam sebuah pengarahan publik.

(*/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru