Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Sri Mulyani Ungkap APBN Masih Surplus Rp 22,8 Triliun Per Tengahan Maret 2024

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih surplus Rp 22,8 triliun per 15 Maret 2024

Bagikan:
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers terkait laporan Menkeu mengenai dugaan tindak pidana korupsi pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 18 Maret 2024. (Foto: B Universe Photo/Joanito de Saojoao)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers terkait laporan Menkeu mengenai dugaan tindak pidana korupsi pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 18 Maret 2024. (Foto: B Universe Photo/Joanito de Saojoao)
A A

Nusantaraterkini.co - Menteri Keuangan Indrawati mengungkapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara () masih surplus Rp 22,8 triliun per 15 Maret 2024. Nilai itu setara dengan 0,10% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Artinya, pendapatan negara lebih besar dibanding jumlah pengeluaran atau belanja negara. Keseimbangan primer juga tercatat surplus Rp 132,1 triliun.

"Posisi masih mengalami surplus Rp 22,8 triliun atau 0,10% terhadap PDB. Keseimbangan primer juga surplus Rp 132,1 triliun," kata dalam dalam konferensi pers APBN KiTA, dikutip dari detikcom, Senin (25/3/2024).

Sri Mulyani merinci, pada 15 Maret 2024, pendapatan negara mencapai Rp 493,2 triliun atau 17,6% dari target . Pendapatan itu berasal dari pajak, bea dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

"Pertumbuhannya negatif 5,4%. Jadi pendapatan negara mengalami kontraksi," ucap Sri Mulyani.

Dari sisi belanja, pemerintah telah menghabiskan Rp 470,3 triliun sampai 15 Maret 2024. Realisasi itu terdiri dari belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah.

"Ini artinya 14,1% dari pagu sudah dibelanjakan dan ini tumbuh cukup tinggi yaitu 18,1% year on year," imbuhnya.

Kinerja APBN ini disebut masih berjalan cukup baik dan solid.

"Sampai periode 15 Maret 2024, APBN masih bisa berjalan secara cukup baik dan solid," pungkasnya.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait