Siap Kembali Melatih, Jurgen Klopp Beri Lampu Hijau untuk Timnas Jerman
Jurgen Klopp nyatakan energinya pulih dan siap buka negosiasi untuk melatih Timnas Jerman setelah mundur dari Red Bull
Nusantaraterkini.co, BERLIN - Mantan juru taktik Liverpool, Jurgen Klopp, memberikan sinyal positif terkait masa depannya di dunia kepelatihan.
Setelah sempat memutuskan rehat panjang karena kehabisan energi, Klopp kini mengaku staminanya telah pulih sepenuhnya dan menyatakan kesiapan untuk membuka negosiasi dengan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) guna menukangi tim nasional.
Ketertarikan ini muncul menyusul pengunduran diri Julian Nagelsmann, yang melepas jabatannya hanya empat hari setelah Jerman harus tersingkir menyakitkan lewat adu penalti kontra Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
"Waktunya memang tidak sempurna, tetapi kondisi saya saat ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Energi saya sudah kembali sepenuhnya, jadi saya merasa siap," ungkap Klopp sebagaimana dikutip dari laporan AFP, Minggu (5/7/2026).
Meskipun DFB mengonfirmasi bahwa Klopp telah menunjukkan keterbukaan prinsip untuk memimpin Die Mannschaft, ia tetap menekankan pentingnya profesionalisme. Saat ini, Klopp masih terikat kontrak sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull.
Klopp menegaskan bahwa ia tidak ingin meninggalkan posisinya di Red Bull secara sepihak. Ia mengakui adanya kesepakatan lisan yang mengizinkannya pergi jika tawaran melatih tim nasional Jerman datang, namun ia tetap menjunjung tinggi rasa hormat terhadap kontrak yang sedang berjalan.
"Saya memiliki kontrak dengan Red Bull dan saya ingin menghormatinya. Namun, saya terbuka untuk diskusi yang intensif," jelas pelatih yang membawa Liverpool meraih berbagai gelar bergengsi tersebut.
Dalam waktu dekat, Klopp berencana melakukan pembicaraan serius dengan Direktur Pelaksana Red Bull, Oliver Mintzlaff. Ia berharap transisi apa pun yang terjadi nantinya dapat diselesaikan dengan cara yang baik bagi semua pihak.
Lebih dari sekadar pergantian posisi pelatih, Klopp menyoroti bahwa sepak bola Jerman sedang berada di persimpangan jalan. Baginya, tim nasional membutuhkan restrukturisasi yang lebih dalam untuk bisa kembali kompetitif di panggung dunia.
"Kita harus melakukan perubahan yang mendasar. Terlepas dari siapa yang nantinya akan memegang kendali, perubahan itu adalah sebuah keharusan," tegasnya.
Diketahui, setelah delapan tahun masa bakti yang intens di Anfield dan memutuskan beristirahat di akhir musim 2023/2024, kembalinya Klopp ke dunia manajerial tentu menjadi angin segar bagi para penggemar sepak bola Jerman yang mengharapkan kebangkitan tim nasional mereka.
(*/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·15 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·50 menit yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan