RSKGM Palembang Pastikan 10 Pasien Tertunda Tetap Dioperasi
RSKGM Palembang Pastikan 10 Pasien Tertunda Tetap Dioperasi
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Palembang, memastikan sebanyak 10 pasien pendaftar yang sempat tertunda akan tetap dijadwalkan ulang untuk menerima tindakan operasi celah bibir dan langit-langit secara susulan.
Kepastian kelanjutan penanganan medis dalam agenda bakti sosial gratis tersebut, ditegaskan oleh pihak manajemen rumah sakit saat menggelar pelaksanaan operasi di Kota Palembang pada, Jumat (22/5/2026).
“Ada 10 pasien yang belum memenuhi kriteria dan akan disusulkan,” ujar Direktur Utama RSKGM Sumsel drg. Novita Idayani saat diwawancarai langsung usai acara bakti sosial, Jumat (22/5/2026).
Novita menjelaskan jika penundaan terhadap 10 pendaftar tersebut murni disebabkan oleh faktor kondisi kesehatan masing-masing pasien yang dinilai belum siap secara medis.
Faktor-faktor tersebut di antaranya adalah adanya temuan kasus bocor jantung, kondisi fisik pasien yang masih batuk, serta faktor usia yang dinilai masih terlalu bayi untuk naik ke meja operasi.
"Yang belum memenuhi kriteria itu karena faktor kesehatan, ada yang mengalami bocor jantung, ada yang masih batuk, dan ada yang masih bayi sehingga belum bisa dioperasi," jelasnya.
Kendati mengalami penundaan pada bakti sosial kali ini, Novita menegaskan jika seluruh pasien tersebut tidak akan digugurkan dari daftar penerima bantuan kesehatan.
Pihak rumah sakit berkomitmen penuh untuk melanjutkan seluruh proses penanganan medis secara berkala sebagai bagian dari pelayanan jangka panjang yang berkesinambungan.
"Namun semuanya tetap akan dilanjutkan penanganannya karena ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan," tegasnya.
Secara akumulatif, total pendaftar yang masuk pada kegiatan bakti sosial tahun ini mencapai 30 orang. Di mana, angka temuan kasus bibir sumbing di Sumatera Selatan secara umum memang tergolong tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia.
Berdasarkan data rekam medis pihak rumah sakit, estimasi temuan di lapangan saat ini Sumatera Selatan menjadi wilayah nomor dua tertinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia.
"Pendaftar pada kegiatan kali ini ada 30 orang. Kasus bibir sumbing di Sumatera Selatan memang termasuk tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia. Setiap seribu kelahiran, ada sekitar 10 kasus yang mengalami kondisi tersebut," ungkapnya.
Dari total pendaftar tersebut, tim dokter menyatakan sebanyak 20 pasien telah lolos skrining utama dan langsung mendapatkan tindakan medis pada hari ini.
Adapun komposisi pasien yang menjalani operasi terdiri atas 3 pasien kategori dewasa, 11 pasien kategori balita, serta 6 pasien dari kategori anak-anak.
"Kegiatan operasi kali ini memiliki kriteria tertentu. Ada 3 pasien dewasa, 11 balita, dan 6 anak yang memenuhi kriteria operasi," ucap dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTAktivis Madina Soroti Kinerja Sagtas PETI, Minta Segera Tindak Aktor Intelektual dan Pendana
Herman Saleh Harahap·9 menit yang lalu -
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·29 menit yang lalu -
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·11 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·11 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·12 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan