Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ricuh di Laga Cremonese vs Inter Milan, Emil Audero Jadi Korban Lemparan Kembang Api

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kiper Cremonese dan penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban pelemparan kembang api yang dilakukan oknum suporter Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Senin (02/02/2026) dini hari WIB. Dalam duel pekan ke-23 Serie A tersebut, Cremonese kalah 0-2 dari Inter. (Foto: Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Pertandingan Cremonese kontra Inter Milan pada pekan ke-23 Serie A 2025/2026 di Stadio Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB, diwarnai insiden serius yang mencoreng jalannya laga.

Kiper Cremonese sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban aksi tidak terpuji oknum suporter Inter Milan setelah sebuah kembang api meledak di dekat area penalti yang dijaganya.

Insiden tersebut terjadi pada menit ke-49 pertandingan. Saat itu, Audero tengah berdiri seorang diri di dalam kotak penalti ketika sebuah flare dilempar dari arah tribun pendukung Inter. Ledakan keras yang menyusul langsung memicu kepanikan di stadion.

Baca Juga : Patrick Kluivert Pastikan Emil Audero Absen di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Audero tampak terkejut dan terjatuh sejenak sebelum akhirnya mendapatkan penanganan dari tim medis Cremonese.

Alami Luka Bakar Ringan

Berdasarkan pantauan di lapangan, Emil Audero mengalami luka bakar ringan di bagian kaki akibat percikan kembang api. Meski demikian, mantan kiper Inter Milan tersebut dinyatakan masih mampu melanjutkan pertandingan setelah beberapa menit perawatan.

Baca Juga : Gawang Emil Audero Kokoh, Cremonese vs Parma Berakhir 0-0

Aksi pelemparan tersebut langsung memicu reaksi keras dari kubu Inter. Para pemain Inter Milan, termasuk pelatih Cristian Chivu, mendatangi sisi tribun untuk meminta suporter menghentikan tindakan berbahaya yang berpotensi mengancam keselamatan pemain.

Beruntung, insiden itu tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih besar. Audero tetap bermain hingga laga usai, meski Cremonese akhirnya harus mengakui keunggulan Inter Milan dengan skor 0-2.

Inter Terancam Sanksi

Dua gol kemenangan I Nerazzurri masing-masing dicetak oleh Lautaro Martinez pada menit ke-16 dan Piotr Zielinski pada menit ke-31. Tambahan tiga poin membuat Inter semakin kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan 55 poin, sementara Cremonese tertahan di papan bawah.

Namun, hasil positif di atas lapangan itu berpotensi dibayangi sanksi berat. Otoritas Serie A dikabarkan akan menyelidiki insiden pelemparan kembang api tersebut. Inter Milan terancam denda besar, bahkan tidak menutup kemungkinan mendapat hukuman pembatasan kehadiran suporter pada laga tandang berikutnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).