Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rico Waas Larang ASN dan Pejabat Pemko Medan Gunakan Barang Branded: Gunakan Produk UMKM

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Walikota Medan Rico Waas saat menanggapi adanya tuntutan aksi belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) Sumut di Kantor Balai Kota Medan, Jumat (14/3/2025). (Foto: dok Pemko Medan)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pejabat di lingkungan Pemko Medan untuk tidak menggunakan barang-barang branded.

Ia meminta untuk menggunakan barang-barang lokal yang di produksi UMKM Kota Medan.

Penegasan ini di sampaikan Rico menanggapi adanya tuntutan aksi belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) Sumut di Kantor Balai Kota Medan, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga: Aksi Damai, Rico Waas Bilang Rindu Kritikan Adik Mahasiswa

"Saya minta kepada seluruh ASN,terutama para pejabat di jajaran Pemko Medan untuk tidak menggunakan barang-barang mahal atau branded. Mari kita gunakan produk UMKM kita yang tidak kalah dengan barang-barang branded," katanya.

Rico Waas mengungkapkan, semua jenis barang mulai dari sepatu, baju, celana dan sebagainya bisa dibuat oleh UMKM Kota Medan. Dengan belanja di UMKM Kota Medan, katanya, maka para ASN dan pejabat sudah ikut membesarkan para UMKM.

"Jadi ini penekanan untuk semuanya. Saya harap tidak ada lagi yang memakai barang-barang branded. Mari sama-sama menggunakan barang-barang produk lokal yang ada di kota ini," tegasnya.

Rico Waas mengungkapkan, semua kritikan yang disampaikan adik-adik mahasiswa menjadi introspeksi bagi semuanya, termasuk dirinya secara pribadi.

Baca Juga: Rico Waas Ajak Bank Sumut Buat Role Model Bersama Kembangkan UMKM

“Mungkin namanya manusia, mungkin ada silap dan khilaf. Yang pasti saya tekankan, mulai hari ini saya tidak mau ada lagi rekan-rekan OPD (organisasi perangkat daerah) memakai barang-barang branded,” ujarnya mengulangi kembali.

Sebelum terjun di dunia politik bahkan maju menjadi Wali Kota Medan, Rico Waas mengaku apa yang dikesalkan adik-adik mahasiswa sama juga dengan yang dikesalkannya.

“Saya merasakan ada penderitaan yang begitu hebat di hati adik-adik mahasiswa,” ungkapnya.

Rico Waas mengaku, aksi yang dilakukan mahasiswa bukan suatu bentuk kebencian terhadap Wali Kota Medan melainkan sebagai sharing atau masukan yang sangat berharga bagi Pemko Medan. Untuk itu, pihaknya sangat mengharapkan masukan-masukan untuk pembangunan kota ini lebih baik kedepan.

"Apa yang dilakukan adik-adik mahasiswa sangat berharga bagi saya. Kami Pemko Medan khususnya saya pribadi mengucapkan terima kasih dengan kritikan dan masukan yang disampaikan," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)