Rico Waas Dorong Kesejahteraan Nelayan Lewat Kampung Merah Putih
Rico Waas meresmikan groundbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Medan Labuhan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan nelayan.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Pemerintah Kota Medan menyatakan komitmen penuh terhadap percepatan kesejahteraan nelayan di kawasan pesisir. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (6/10/2026).
Program strategis gagasan Presiden Prabowo Subianto ini dirancang sebagai kawasan terpadu guna menata ulang ekosistem perekonomian masyarakat pesisir. Selain prosesi peletakan batu pertama, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta penyaluran bantuan cadangan pangan beras pemerintah di Lapangan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Medan.
Dalam arahannya, Rico Waas mengapresiasi langkah konkret Pemerintah Pusat dalam mengurai persoalan mendasar nelayan, mulai dari keterbatasan fasilitas pendukung, tingginya risiko keselamatan kerja, hingga marjin keuntungan yang rendah akibat fluktuasi harga pasar.
“Kami di Pemerintah Kota Medan memastikan akan mendukung penuh Kampung Nelayan Merah Putih ini agar bisa berjalan dengan baik karena ini untuk menyejahterakan para nelayan kita,” ujar Rico Waas di hadapan jajaran pimpinan daerah dan tamu undangan.
Rico menjelaskan, pembangunan KNMP mencakup penyediaan infrastruktur penting, seperti dermaga tambat labuh, fasilitas rantai dingin (cold storage), jalan akses, hingga pusat pelatihan terpadu. Sarana ini ditargetkan mampu menciptakan hilirisasi perikanan lokal sehingga nelayan tidak lagi menjual hasil tangkapan segar dengan nilai jual minim.
“Kita menginginkan para nelayan tidak lagi berada pada posisi rentan dengan hasil pendapatan yang pas-pasan. Melalui pembangunan sarana dan sistem perdagangan perikanan yang terintegrasi di Kampung Nelayan Merah Putih ini, nilai tambah produk perikanan dapat meningkat sehingga keuntungan kembali secara optimal kepada nelayan,” kata Rico.
Penyediaan kawasan ini juga ditargetkan memberi edukasi berkelanjutan mengenai manajemen tata niaga perikanan modern agar pola distribusi hasil laut makin efisien dan transparan.
“Setelah jadinya Kampung Nelayan ini, benar-benar para nelayan bisa teredukasi bagaimana kehidupan berdagangnya, bisa terintegrasi dengan baik, sehingga hasil-hasil dari laut ini bisa terdistribusi dengan baik, lebih melimpah dan tentunya keuntungannya akan kembali kepada para nelayan,” tutur Rico.
Selain penguatan ekonomi melalui infrastruktur, fokus utama Pemko Medan menyasar perlindungan risiko kerja. Pemko Medan mencatat tren peningkatan kuota perlindungan jaminan sosial tenaga kerja, di mana alokasi untuk 1.000 nelayan pada tahun 2025 melonjak menjadi 2.000 penerima pada tahun 2026, dan diproyeksikan menjangkau 3.000 nelayan pada tahun berikutnya.
“Dari sekitar 9.000 nelayan yang ada di Kota Medan, mudah-mudahan penerimanya terus kita tingkatkan,” lanjutnya.
Mengingat profesi nelayan sangat tergantung pada dinamika cuaca dan laut lepas, Rico menekankan pentingnya perlindungan jaminan kematian dan keselamatan kerja bagi kelangsungan hidup keluarga nelayan.
“Bapak-bapak nelayan yang melaut adalah harapan keluarga, tumpuan istri dan anak-anak. Kalau terjadi sesuatu, jangan sampai keluarga yang ditinggalkan menjadi keluarga miskin baru,” tegasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Ketapang, Pertanian, dan Perikanan Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, merincikan jaminan sosial tahun ini diberikan kepada 2.000 nelayan penerima manfaat. Pemko Medan turut menyalurkan bantuan cadangan pangan berupa beras kepada 500 nelayan sebagai langkah menjaga ketahanan pangan dan menekan dampak inflasi di tingkat lokal.
Acara penataan kawasan pesisir ini turut dihadiri Jaksa Utama Pratama Kejaksaan Agung RI Alamsyah, Kejari Belawan Yusuf Darma Putra, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota Jefri Iswanto, serta jajaran pimpinan perangkat daerah Pemko Medan.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDiduga Aniaya Rekan Kerja Pakai Tojok, Warga Aur Duri Diringkus Polisi
Herman Saleh Harahap·2 menit yang lalu -
NEWSBakom RI Perkuat Komunikasi Dua Arah, Utamakan Mendengar Suara Rakyat
Herman Saleh Harahap·19 menit yang lalu -
NEWSMK Tolak Gugatan Denny Indrayana Terkait Pencalonan dan Ijazah Wapres Gibran
Herman Saleh Harahap·27 menit yang lalu -
KRIMINALPolrestabes Medan Ungkap Peredaran Sabu dalam Bungkus Rokok
Herman Saleh Harahap·43 menit yang lalu -
SUMSELBelum Puas, Gabungan Mahasiswa se-Sumsel Kembali Geruduk Kantor Gubernur
Herman Saleh Harahap·54 menit yang lalu -
NEWS VIDEOPrabowo Ungkap Rp52 Triliun Kekayaan Negara Berhasil Diselamatkan Satgas PKH
Fadli Tara·58 menit yang lalu -
KRIMINALKPK Periksa Ajudan Wali Kota Padangsidimpuan dan Pejabat Tapsel
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Dorong Kesejahteraan Nelayan Lewat Kampung Merah Putih
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTBobby Nasution sebut Kolaborasi Kunci Pengelolaan Program Strategis Sumut
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALMenaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum Ketenagakerjaan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan